RADAR BANYUWANGI – Jalan utama Banyuwangi–Jember masih diselimuti remang ketika suara benturan keras memecah suasana subuh, Jumat (14/8). Sebuah Honda Scoopy tiba-tiba oleng hingga masuk ke jalur berlawanan sebelum menghantam truk tangki yang melaju dari arah berlawanan.
Kecelakaan lalu lintas itu terjadi sekitar pukul 04.15 di simpang tiga timur SPBU Setail, Dusun Curahketangi, Desa Setail, Kecamatan Genteng. Pengendara motor, Rudi, 29, warga Kecamatan Blimbingsari, mengalami luka serius dan patah tulang di sejumlah bagian tubuh.
Kecelakaan tersebut melibatkan Honda Scoopy bernopol P 3723 UF yang dikendarai Rudi dan truk tangki Hino bernopol P 9246 UV yang dikemudikan KH, 51, warga Kecamatan Banyuwangi. Saat kejadian, KH juga membawa seorang penumpang berinisial MS, 45.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penanganan di lokasi, kecelakaan bermula ketika Rudi melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarainya diduga kehilangan kendali.
Motor kemudian oleng dan melenceng hingga masuk ke tengah jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, dari arah barat menuju timur, truk tangki yang dikemudikan KH melaju di jalurnya.
Jarak kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat upaya menghindar sulit dilakukan. Tabrakan pun tak terelakkan.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan mengatakan, kondisi jalan dan penerangan di lokasi diduga turut memengaruhi kecelakaan. Terlebih, ruas jalan tersebut sedikit menikung dan kondisinya cukup gelap saat kejadian.
“Kondisi jalan dan penerangan memang berpengaruh, lokasi tersebut cukup gelap dengan jalan sedikit menikung,” kata Tri Pepri.
Benturan keras membuat Rudi terhempas ke permukaan aspal. Honda Scoopy yang dikendarainya juga mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian depan.
Sementara itu, korban mengalami sejumlah luka serius hingga patah tulang di beberapa bagian tubuh. Warga dan saksi yang berada di sekitar lokasi langsung memberikan pertolongan sebelum korban dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis.
Beruntung, terdapat armada ambulans relawan tidak jauh dari lokasi kecelakaan. Kendaraan tersebut kemudian digunakan untuk membawa Rudi ke RSUD Genteng.
“Sekitar lokasi ada armada ambulans relawan, saksi tersebut yang mengantar ke rumah sakit,” ujar Tri Pepri.
Kecelakaan di jalur utama Banyuwangi–Jember itu kini dalam penanganan kepolisian. Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas pada dini hari ketika jarak pandang terbatas dan kondisi jalan minim penerangan. (sas/aif)
Editor : Ali Sodiqin