KMP Putri Yasmin Terbakar di Perairan Lombok, Truk Box Diduga Jadi Sumber Api

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:09 WIB
KMP Putri Yasmin mengalami kebakaran saat melaksanakan pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan ASDP Lembar, Lombok Barat, Rabu (12/8) dini hari. (IST)
KMP Putri Yasmin mengalami kebakaran saat melaksanakan pelayaran dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan ASDP Lembar, Lombok Barat, Rabu (12/8) dini hari. (IST)

RADAR BANYUWANGI – Pelayaran KMP Putri Yasmin dari Pelabuhan Padangbai, Bali menuju Pelabuhan ASDP Lembar, Lombok Barat, berubah mencekam pada Rabu (12/8) dini hari. Kapal milik PT Jembatan Lautan (JEMLA) tersebut mengalami kebakaran saat masih berada di tengah pelayaran.

Informasi kebakaran diterima sekitar pukul 04.50 WITA. Saat kejadian, KMP Putri Yasmin diketahui sedang bergerak menuju Pelabuhan ASDP Lembar.

Berdasarkan informasi awal, titik terakhir kapal berada di sekitar perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Hingga laporan dibuat, kru kapal masih melakukan penanganan terhadap kebakaran.

Sumber api sementara diduga berasal dari satu unit truk box yang berada di dalam kapal. Namun, penyebab pasti kebakaran dan seberapa luas api menjalar masih dalam penanganan serta pendataan pihak terkait.

Dua Kapal Disiapkan Bantu Evakuasi

Situasi tersebut langsung memicu koordinasi untuk mengantisipasi kemungkinan evakuasi penumpang maupun awak kapal.

KMP Portlink 2 yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian diarahkan mendekati posisi KMP Putri Yasmin. Kapal tersebut disiapkan untuk membantu penanganan sekaligus melakukan evakuasi apabila kondisi di atas KMP Putri Yasmin mengharuskan penumpang dan awak kapal dipindahkan.

Selain KMP Portlink 2, KMP Parama Kalyani juga disiapkan untuk memberikan bantuan.

Kapal tersebut terlebih dahulu menyelesaikan proses bongkar muatan di Pelabuhan ASDP Lembar. Setelah itu, KMP Parama Kalyani direncanakan bergerak menuju lokasi KMP Putri Yasmin untuk membantu proses penanganan maupun evakuasi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi apabila kondisi kebakaran berkembang dan membutuhkan dukungan kapal lain untuk keselamatan penumpang serta awak.

Kondisi Penumpang dan Awak Masih Dikoordinasikan

Di darat, Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. Di antaranya PT JEMLA, PT ASDP Lembar, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Lembar serta instansi terkait lainnya.

Koordinasi difokuskan untuk mendapatkan informasi terbaru mengenai kondisi KMP Putri Yasmin, terutama jumlah dan kondisi penumpang, awak kapal, perkembangan api, serta langkah evakuasi yang mungkin dilakukan.

Informasi tersebut menjadi penting karena kebakaran terjadi ketika kapal masih berada di laut, sebelum mencapai Pelabuhan ASDP Lembar.

Hingga informasi awal ini disampaikan, proses penanganan kebakaran masih berlangsung. Pihak terkait terus memantau perkembangan situasi di sekitar perairan Bangko-Bangko sembari menyiapkan opsi bantuan dan evakuasi.

KMP Putri Yasmin diketahui sedang menjalankan rute Padangbai-Lembar ketika insiden terjadi. Dugaan sementara menyebut satu unit truk box di dalam kapal menjadi sumber kebakaran. Namun, penyebab pasti maupun kondisi akhir kapal masih menunggu hasil penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Keberadaan KMP Portlink 2 dan KMP Parama Kalyani di sekitar jalur pelayaran menjadi bagian dari langkah cepat untuk memastikan bantuan dapat diberikan jika diperlukan. Keselamatan penumpang dan awak kapal menjadi prioritas dalam penanganan insiden tersebut. (*)

Editor : Ali Sodiqin
KMP Putri Yasmin kebakaran kapal Bangko-Bangko pelabuhan lembar Kapal Terbakar