RADAR BANYUWANGI – Empat hari tak terlihat di lingkungan tempat tinggalnya, Hendri Widiatmoko, 43, warga Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Pria yang diketahui tinggal seorang diri itu ditemukan di rumahnya pada Senin malam (10/8).
Hendri diduga meninggal dunia akibat tersengat listrik saat memperbaiki stop kontak di area kandang ayam. Dugaan tersebut menguat karena ketika ditemukan, kedua tangan korban masih memegang kabel yang diduga masih dialiri listrik.
Kondisi jasad korban juga telah mulai mengeluarkan bau tidak sedap. Warga memperkirakan Hendri telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan.
Kapolsek Purwoharjo Iptu Agus Suhartono mengatakan, keberadaan korban mulai dipertanyakan setelah dua warga, Mariono dan Imron, tidak melihat Hendri selama beberapa hari.
Keduanya kemudian mendatangi Kepala Dusun (Kasun) Krajan, Desa Kradenan, Waluyo, pada Senin sekitar pukul 19.20.
“Mereka menyampaikan bahwa selama empat hari terakhir korban tidak pernah terlihat di lingkungan tersebut,” ujar Agus.
Bau Menyengat dari Dalam Rumah
Setelah mendapat informasi tersebut, Waluyo bersama Mariono dan Imron mendatangi rumah korban.
Sesampainya di lokasi, ketiganya mencoba memanggil Hendri dari luar rumah. Namun, tidak ada jawaban.
Kondisi rumah juga dalam keadaan terkunci.
“Saat itu kondisi pintu rumah terkunci,” kata Agus.
Situasi berubah ketika warga mencium bau menyengat dari dalam rumah. Waluyo kemudian berinisiatif memanjat tangga untuk membuka grendel pintu depan.
Begitu pintu berhasil dibuka, Waluyo mendapati Hendri dalam kondisi tengkurap di area kandang ayam.
Warga kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada Polsek Purwoharjo.
Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan
Petugas bersama tim medis kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Dari kondisi jasad, korban diperkirakan telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan.
Posisi korban saat ditemukan serta kabel yang masih berada di tangannya menjadi salah satu petunjuk yang mengarah pada dugaan kecelakaan akibat sengatan listrik.
“Korban meninggal dunia diduga tersengat listrik saat membetulkan stop kontak di kandang ayam. Saat ditemukan posisi kedua tangan korban memegang kabel yang masih ada aliran listriknya,” terang Agus.
Meski demikian, pihak keluarga memilih tidak melakukan autopsi.
“Pihak keluarga menerima kepergian korban dan menolak untuk diotopsi. Selanjutnya korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kradenan,” ungkapnya.
Sudah 20 Tahun Tinggal Sendiri
Di balik peristiwa tersebut, terselip kisah kehidupan korban yang selama bertahun-tahun tinggal seorang diri.
Menurut informasi dari Kasun Krajan Waluyo, Hendri sebelumnya tinggal bersama kakeknya. Setelah sang kakek meninggal dunia, Hendri menjalani hidup sendirian selama kurang lebih 20 tahun.
Kondisi tersebut membuat keberadaan korban baru diketahui setelah beberapa hari tidak terlihat oleh warga sekitar.
Kini, Hendri telah dimakamkan di TPU Kradenan. Polisi menyatakan berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban.
Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian ketika melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan instalasi listrik, terutama saat memperbaiki stop kontak atau kabel yang belum dipastikan terbebas dari aliran listrik. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin