RADAR BANYUWANGI – Kewaspadaan petugas keamanan (satpam) SMAN 1 Rogojampi berhasil menggagalkan dugaan peredaran narkotika di lingkungan sekolah. Seorang pria yang diduga membawa narkotika jenis sabu diamankan setelah gerak-geriknya mencurigakan saat berada di sekitar gerbang sekolah pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 09.57 WIB.
Keberhasilan tersebut bermula dari patroli rutin yang dilakukan petugas keamanan sekolah. Saat memantau area sekitar sekolah, satpam Firo Armanto (43) melihat seorang pria yang diduga berusaha berinteraksi dengan sejumlah siswa di luar gerbang sekolah.
Merasa ada aktivitas yang tidak biasa, Firo segera menghampiri pria tersebut dan meminta keterangan.
"Saat dilakukan pemeriksaan awal, pria itu terlihat gugup dan diduga berusaha menghindar," ujar Firo.
Kecurigaan petugas terbukti setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Dari pemeriksaan awal ditemukan sebuah bungkusan yang diduga berisi narkotika jenis sabu serta sejumlah uang tunai. Selanjutnya yang bersangkutan diamankan di pos satpam sambil menunggu petugas kepolisian datang," katanya.
Polisi Datang, Terduga dan Barang Bukti Diamankan
Pihak SMAN 1 Rogojampi kemudian segera menghubungi Polsek Rogojampi.
Tidak berselang lama, anggota kepolisian tiba di lokasi dan langsung mengamankan pria tersebut beserta barang bukti yang ditemukan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron, membenarkan adanya penanganan awal terhadap kasus tersebut.
Namun, ia menjelaskan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan kini telah menjadi kewenangan Polresta Banyuwangi.
"Benar, penanganannya sudah dilimpahkan ke Polresta Banyuwangi," ujar Kompol Imron saat dikonfirmasi.
Hingga berita ini ditulis, polisi belum mengungkap identitas pria yang diamankan maupun hasil uji laboratorium terhadap barang bukti yang diduga merupakan narkotika jenis sabu.
Status hukum terduga pelaku masih menunggu hasil penyidikan lebih lanjut.
Kepala Sekolah Apresiasi Keberanian Satpam
Kepala SMAN 1 Rogojampi, Elis Suanti, memberikan apresiasi atas tindakan cepat dan sigap yang dilakukan Firo beserta tim keamanan sekolah.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa sistem pengawasan di lingkungan sekolah berjalan dengan baik untuk melindungi peserta didik dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
"Kami sangat bangga dan berterima kasih kepada Bapak Firo beserta rekan-rekan satpam. Ini menjadi bukti bahwa pengawasan di lingkungan sekolah terus dilakukan demi menjaga peserta didik dari ancaman penyalahgunaan narkoba," ujar Elis.
Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan sekolah bukan hanya menjadi tugas satpam, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga sekolah.
"Kami berharap ini menjadi teladan bagi seluruh warga sekolah serta mengingatkan bahwa peran semua pihak sangat penting untuk melindungi siswa dari bahaya narkoba," tambahnya.
Firo: Saya Hanya Menjalankan Tugas
Di sisi lain, Firo menegaskan bahwa tindakan yang diambil semata-mata merupakan bagian dari tanggung jawabnya sebagai petugas keamanan.
"Saya hanya menjalankan kewajiban. Jika melihat hal yang mencurigakan, tentu harus ditindaklanjuti demi keamanan siswa dan warga sekolah lainnya. Semoga hal ini bisa membuat peredaran narkoba di sekitar sini semakin berkurang," ungkapnya.
Menurutnya, patroli rutin dan pengawasan terhadap lingkungan sekolah akan terus dilakukan untuk memastikan kawasan pendidikan tetap aman dari berbagai bentuk tindak kriminal, termasuk penyalahgunaan narkotika.
Polisi Dalami Dugaan Jaringan Peredaran Narkoba
Selain memeriksa terduga pelaku, kepolisian juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.
Polisi mengimbau masyarakat, termasuk warga sekolah dan para orang tua siswa, agar segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi berkaitan dengan peredaran narkoba.
Kasus tersebut kini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh Satreskrim dan satuan terkait di Polresta Banyuwangi. Hasil pemeriksaan laboratorium terhadap barang bukti serta perkembangan penyidikan akan menjadi dasar untuk menentukan status hukum terduga pelaku dan mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran narkotika di wilayah Banyuwangi. (*)
Editor : Ali Sodiqin