Diduga Mengantuk, Xenia Tabrak Pohon di Kabat Banyuwangi, Sopir Dilarikan ke RS

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 01:30 WIB
KECELAKAAN TUNGGAL: Anggota Unit Lantas Polsek Rogojampi menunjukkan kondisi pohon pasca ditabrak mobil di Jalan Raya Desa/Kecamatan Kabat, Selasa (4/8). (Gatot for Radar Banyuwangi)
KECELAKAAN TUNGGAL: Anggota Unit Lantas Polsek Rogojampi menunjukkan kondisi pohon pasca ditabrak mobil di Jalan Raya Desa/Kecamatan Kabat, Selasa (4/8). (Gatot for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Sepersekian detik kehilangan konsentrasi nyaris berujung fatal. Sebuah Daihatsu Xenia warna putih mendadak oleng sebelum menabrak pohon di tepi Jalan Raya Desa/Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Selasa (4/8). Kecelakaan tunggal itu diduga dipicu pengemudi yang mengantuk saat berkendara.

Mobil bernomor polisi P 1543 ME tersebut mengalami kerusakan di bagian depan kiri. Ban depan sebelah kiri juga pecah akibat benturan. Sementara pengemudi berinisial RC, 48, warga Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, selamat meski mengalami luka lecet pada bagian dahi kanan.

Kanit Lantas Polsek Rogojampi Ipda Gatot Dwi Handoko mengatakan, kecelakaan bermula saat RC mengemudikan kendaraannya dari arah selatan menuju utara. Mobil melaju dengan kecepatan sedang.

Namun, sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tiba-tiba oleng ke sisi kiri jalan. Mobil kemudian keluar dari jalur dan menghantam pohon yang berada di tepi jalan raya.

“Berdasarkan keterangan saksi, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak pohon di sebelah kiri jalan raya. Hal ini diduga terjadi karena sopir mengantuk saat berkendara,” kata Gatot.

Benturan cukup keras membuat bagian depan kiri mobil mengalami kerusakan. Ban depan kiri juga pecah. Beruntung, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

RC mengalami luka lecet pada dahi kanan. Setelah kejadian, petugas bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi terhadap korban.

Korban kemudian dibawa ke RS Fatimah untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

“Kendaraan mengalami kerusakan pada bagian depan sebelah kiri dan ban kiri depan pecah,” ujarnya.

Kecelakaan tersebut menjadi pengingat bahwa rasa kantuk saat berkendara dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan. Kondisi tubuh yang tidak prima dapat membuat konsentrasi menurun dan reaksi pengemudi menjadi lebih lambat ketika menghadapi situasi tak terduga.

Karena itu, Gatot mengimbau masyarakat, khususnya pengguna kendaraan bermotor, agar tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan ketika tubuh mulai lelah atau mengantuk.

Dia meminta pengemudi mengutamakan keselamatan dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas.

“Jika lelah atau mengantuk lebih baik istirahat terlebih dahulu,” imbaunya.

Beruntung, kecelakaan tunggal di Kabat tersebut hanya mengakibatkan satu orang mengalami luka ringan. Namun, kejadian itu kembali mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum berkendara. Sebab, dalam perjalanan, kehilangan fokus hanya beberapa detik dapat mengubah situasi menjadi kecelakaan. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Kecelakaan Kabat Xenia tabrak pohon sopir mengantuk laka lantas Jalan Raya Kabat