Kebakaran Hebohkan PT Surya Jaya Banyuwangi, Gudang Sekam Ludes Dilalap Api

M Ksatria Raya • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 01:00 WIB
Petugas Damkarmat saat sedang memadamkan api yang membakar tempat penyimpanan limbah sekam di kawasan PT Surya Jaya Banyuwangi, Dusun Guwo, Desa Grogol, Jumat (31/7) malam. (Foto: Damkarmat Banyuwangi)
Petugas Damkarmat saat sedang memadamkan api yang membakar tempat penyimpanan limbah sekam di kawasan PT Surya Jaya Banyuwangi, Dusun Guwo, Desa Grogol, Jumat (31/7) malam. (Foto: Damkarmat Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI - Kebakaran melanda bangunan semi permanen yang digunakan sebagai tempat penyimpanan limbah sekam di kawasan PT Surya Jaya Banyuwangi, Dusun Guwo, Desa Grogol, Kecamatan Giri, Jumat (31/7) malam. Kobaran api yang cepat membesar diduga dipicu korsleting listrik pada instalasi lampu penerangan. Beruntung tidak ada korban jiwa, meski bangunan mengalami kerusakan dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp 8 juta.

Peristiwa tersebut dilaporkan ke Call Center 112 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi sekitar pukul 23.33 WIB. Laporan itu langsung ditindaklanjuti dengan pemberangkatan Regu Brama 2 menuju lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemetaan titik api agar kobaran tidak merembet ke bangunan lain di area perusahaan.

Kepala Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono, mengatakan petugas memfokuskan pemadaman pada bagian utara bangunan, atap, serta tumpukan limbah sekam yang menjadi sumber utama kobaran api.

"Begitu tiba di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman pada titik api di bagian utara, atap bangunan, dan tumpukan limbah sekam," ujarnya.

Untuk mempercepat proses pemadaman, petugas mengerahkan dua jalur selang berdiameter 1,5 inci yang dilengkapi dua nozzle. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.33 WIB.

Meski api telah padam, proses pendinginan dan pemeriksaan lokasi tetap dilakukan guna memastikan tidak ada bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Seluruh rangkaian penanganan baru dinyatakan selesai sekitar pukul 02.54 WIB.

Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tinggal di sekitar kawasan perusahaan. Menyadari adanya kobaran api, warga tersebut segera menghubungi penanggung jawab PT Surya Jaya Banyuwangi.

Sejumlah karyawan bersama warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, karena api terus membesar dan membakar material yang mudah terbakar, pihak perusahaan akhirnya meminta bantuan Damkarmat Banyuwangi melalui layanan darurat 112.

Hasil investigasi awal menunjukkan kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi lampu penerangan di area penyimpanan limbah sekam. Percikan api kemudian menyambar bangunan semi permanen yang sebagian besar berbahan kayu.

Selain konstruksi bangunan yang mudah terbakar, tumpukan limbah sekam di dalam gudang turut mempercepat penyebaran api sehingga kobaran cepat membesar.

"Tim investigasi juga melakukan pemeriksaan lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengidentifikasi dugaan penyebab kebakaran. Dari hasil pemeriksaan awal, penyebab sementara diduga akibat korsleting listrik pada instalasi lampu penerangan di area penyimpanan limbah sekam," kata Edy.

Dalam operasi tersebut, Damkarmat Banyuwangi mengerahkan 10 personel yang terdiri atas Regu Brama 2, Bidang Pemadaman dan Penyelamatan, serta unsur Sekretariat. Penanganan juga didukung armada Ayaxx 03, Fire Dome 04, Fire Dome 05, beserta perlengkapan alat pelindung diri (APD).

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan rutin instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menyimpan material mudah terbakar. Langkah preventif tersebut dinilai krusial untuk meminimalkan risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian lebih besar. (ray/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
limbah sekam PT Surya Jaya Damkarmat Banyuwangi kebakaran Banyuwangi Korsleting Listrik