Mahasiswi Asal Cengkareng Tewas Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Taman Kota Kembangan, Diduga Tetap Melintas Saat Palang Pintu Sudah Tertutup

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 16:49 WIB
Ilustrasi - rel kereta api. (Pexels/Raphael Brasileiro)
Ilustrasi - rel kereta api. (Pexels/Raphael Brasileiro)

RADARBANYUWANGI.ID - Seorang mahasiswi berinisial N (20), warga Cengkareng, meninggal dunia setelah tertemper Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta di perlintasan kereta Jalan Taman Kota Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Sabtu (1/8/2026).

Korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat mengalami luka berat pada bagian kepala serta kedua kaki setelah tertabrak rangkaian kereta yang melintas.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.50 WIB.

Berdasarkan keterangan awal, korban berjalan dari arah utara menuju selatan ketika palang pintu perlintasan kereta api telah tertutup.

"Sesampainya di perlintasan kereta api Stasiun Taman Kota, korban tertemper Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta Nomor 847 A yang melaju dari arah barat menuju ke timur," ujar Joko, dikutip Antara.

Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka parah di bagian kepala dan kedua kaki sehingga meninggal dunia di tempat kejadian.

"(Korban) mengalami luka pada bagian kepala serta kedua kaki, meninggal dunia di TKP," kata Joko.

Setelah dilakukan penanganan di lokasi, petugas mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk penanganan lebih lanjut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
mahasiswi tertemper kereta