RADAR BANYUWANGI – Hujan deras yang mengguyur jalur utama Banyuwangi–Jember memicu kecelakaan tunggal di Jembatan Kalibarumanis, Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Selasa siang (28/7). Sebuah mobil pikap Daihatsu Gran Max bernomor polisi H 1475 DW menghantam pembatas jembatan hingga mengalami kerusakan parah. Beruntung, pengemudi berhasil selamat tanpa mengalami luka.
Peristiwa terjadi saat mobil Gran Max berwarna perak yang dikemudikan Sariyanto melaju dari arah barat atau Jember menuju Banyuwangi. Ketika memasuki kawasan Jembatan Kalibarumanis, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi di tengah kondisi jalan yang licin akibat hujan.
Kombinasi tikungan tajam dan permukaan aspal yang basah membuat pengemudi kehilangan kendali. Kendaraan kemudian oleng ke arah kanan sebelum menghantam keras pembatas jembatan.
"Mobil melaju cukup kencang. Begitu masuk tikungan jembatan yang kondisinya basah karena hujan, kendaraan oleng ke kanan dan langsung menghantam keras pembatas jembatan," ujar Kanit Lantas Polsek Kalibaru Aipda Aries Prasetiyanto.
Benturan keras membuat mobil terpental kembali ke tengah badan jalan. Bagian poros roda depan dilaporkan patah, sementara bodi samping kendaraan mengalami penyok cukup parah.
Meski kondisi kendaraan rusak berat, pengemudi lolos tanpa cedera.
"Pengemudi selamat dan tidak mengalami luka-luka. Hanya kerugian materiil pada armada," tegas Aries.
Posisi kendaraan yang melintang di tengah jembatan sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur nasional penghubung Banyuwangi dan Jember. Petugas Polsek Kalibaru bersama warga setempat segera melakukan pengamanan dan menerapkan sistem buka-tutup untuk mengurai antrean kendaraan.
"Posisi kendaraan berada di tengah jembatan sehingga sempat menimbulkan kemacetan," katanya.
Proses evakuasi dilakukan dengan menderek kendaraan beserta muatannya ke tepi jalan. Setelah badan jalan kembali bersih, arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali normal dan dapat dilalui dari dua arah.
"Kendaraan dan muatan sudah berhasil kita evakuasi ke tepi jalan. Lintas Kalibaru sudah kembali lancar dua arah," pungkas Aipda Aries.
Polisi mengimbau pengendara yang melintasi jalur Banyuwangi–Jember, terutama di kawasan Kalibaru yang memiliki banyak tikungan dan tanjakan, agar mengurangi kecepatan saat hujan turun. Kondisi jalan yang licin meningkatkan risiko kendaraan kehilangan kendali, terutama ketika memasuki tikungan. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin