Diterjang Angin Kencang, 10 Rumah Warga Bulurejo Banyuwangi Rusak, Kerugian Rp 9 Juta

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 03:00 WIB
GENTING RONTOK: Anggota Polsek Purwoharjo meninjau rumah yang terdampak angin kencang di Dusun Ngadirejo, Desa Bukurejo, Kecamatan Purwoharjo, Minggu sore (27/7). (Foto: Agus Suhartono)
GENTING RONTOK: Anggota Polsek Purwoharjo meninjau rumah yang terdampak angin kencang di Dusun Ngadirejo, Desa Bukurejo, Kecamatan Purwoharjo, Minggu sore (27/7). (Foto: Agus Suhartono)

RADAR BANYUWANGI — Hujan yang mengguyur wilayah Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Minggu (27/7), berubah menjadi petaka bagi sejumlah warga. Angin kencang yang datang tiba-tiba sekitar pukul 14.30 menerjang permukiman dan membuat atap 10 rumah warga rusak.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami luka dalam kejadian tersebut. Namun, terjangan angin menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian rumah, mulai dari atap bangunan utama, dapur, hingga teras. Total kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 9 juta.

Kapolsek Purwoharjo Iptu Agus Suhartono mengatakan, angin kencang terjadi setelah hujan mengguyur kawasan tersebut. Tak lama kemudian, angin berembus kencang dari arah timur dan melintasi permukiman warga.

"Akibatnya, atap rumah warga berjatuhan dan rusak diterjang angin," katanya.

Sepuluh rumah yang terdampak masing-masing milik Suparman, Riyatno, Anom Sunaryo, Wagiman, Suwagi, Roni, Ismail, Supeno, Kastamah, dan Sunyitno. Seluruhnya merupakan warga Dusun Ngadirejo, Desa Bulurejo.

Kerusakan yang dialami setiap rumah berbeda-beda. Sebagian mengalami kerusakan pada atap rumah, sementara lainnya terdampak pada bagian dapur dan teras.

Agus menyebut, nilai kerugian masing-masing warga juga bervariasi. Kerusakan paling ringan ditaksir sekitar Rp 200 ribu, sedangkan kerusakan terparah mencapai Rp 2 juta.

"Kerugian material yang dialami warga juga bervariasi, mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 2 juta. Dari kesepuluh rumah yang rusak total kerugian material sekitar Rp 9 juta," ujarnya.

Usai kejadian, petugas kepolisian bersama pemerintah desa langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan terhadap rumah-rumah yang terdampak. Petugas juga memastikan kondisi warga dan situasi di sekitar permukiman tetap aman.

Dari hasil pengecekan sementara, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Warga hanya mengalami kerugian material akibat kerusakan sejumlah bagian rumah.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material," pungkasnya.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan disertai angin kencang melanda kawasan permukiman. (why/aif)

Editor : Ali Sodiqin
Bulurejo Banyuwangi rumah rusak purwoharjo cuaca ekstrem angin kencang