Mesin Patah di Tengah Laut, KM Genius Pembawa Sembako Nyaris Tenggelam di Laut Bali

M Ksatria Raya • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 06:00 WIB
Tim SAR gabungan menyelamatkan enam kru KM Genius yang bertahan hidup menggunakan sterofoam di perairan utara Buleleng, pukul 12.40, Sabtu (25/7). (Tangkapan Layar)
Tim SAR gabungan menyelamatkan enam kru KM Genius yang bertahan hidup menggunakan sterofoam di perairan utara Buleleng, pukul 12.40, Sabtu (25/7). (Tangkapan Layar)

RADAR BANYUWANGI – Pelayaran KM Genius dari Pantai Boom Banyuwangi menuju Pagerungan, Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, nyaris berakhir tragis, Sabtu (25/7). Kapal kayu bermuatan sembako itu hampir tenggelam di perairan utara Pulau Bali setelah mengalami patah as mesin yang membuat kapal kehilangan tenaga dan kemasukan air. Beruntung, enam awak kapal berhasil diselamatkan dalam operasi cepat tim SAR gabungan.

Insiden terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di perairan utara Kabupaten Buleleng, Bali. Saat itu, KM Genius yang berangkat dari Pantai Boom pada pukul 04.00 WIB sedang mengangkut muatan campuran berupa kebutuhan pokok menuju Pagerungan.

Di tengah pelayaran, as mesin kapal patah sehingga mesin tidak lagi berfungsi. Kerusakan tersebut membuat kapal kehilangan kemampuan bermanuver di tengah gelombang. Air laut kemudian masuk ke dalam palka hingga kondisi kapal semakin kritis dan hampir tenggelam.

KM Genius merupakan kapal kayu berukuran 45 Gross Ton (GT) dengan panjang sekitar 24 meter. Kapal dinakhodai Panji Mukhtar (27) dan membawa lima awak lainnya, yakni Heru Herlambang (28), Fabiayyi (56), Mamat (56), Maksum (56), dan Sahril (56).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi I Made Oka Astawa mengatakan, laporan keadaan darurat diterima dari Umam, personel Satpolairud Banyuwangi, pada pukul 10.48 WIB.

Berdasarkan laporan tersebut, posisi kapal berada di koordinat 7°56'16.24"S 114°38'59.73"E, atau sekitar 19,48 mil laut dari Kantor SAR Banyuwangi.

"Begitu menerima informasi, Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi langsung diberangkatkan menuju lokasi menggunakan RIB 02 Banyuwangi dengan membawa peralatan water rescue dan perangkat komunikasi," ujar Made Oka.

Tim SAR bertolak pada pukul 11.05 WIB dengan estimasi tiba di lokasi sekitar 12.40 WIB. Operasi penyelamatan dilakukan untuk memastikan seluruh awak kapal dapat dievakuasi dalam kondisi selamat sebelum kapal benar-benar karam.

"Kami mengerahkan seluruh kemampuan yang ada untuk memberikan pertolongan secepat mungkin. Keselamatan jiwa manusia merupakan prioritas utama dalam setiap operasi SAR," tegasnya.

Operasi penyelamatan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi, Pos SAR Buleleng, Satpolairud Banyuwangi, Syahbandar Tanjung Wangi, BPTD Pantai Boom, hingga nelayan sekitar yang turut membantu proses evakuasi.

Made Oka mengingatkan seluruh operator kapal agar memastikan kondisi armada benar-benar laik laut sebelum berlayar, terutama untuk pelayaran antarpulau dengan jarak tempuh yang panjang.

"Apabila mengalami kondisi darurat di laut, segera laporkan agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat dan tepat," pesannya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan teknis kapal sebelum keberangkatan. Kerusakan pada sistem penggerak di tengah laut dapat berubah menjadi ancaman serius, terlebih ketika kapal membawa muatan dan berlayar melintasi perairan yang dikenal memiliki gelombang tinggi. Berkat respons cepat tim SAR gabungan, seluruh awak KM Genius berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
KM Genius Perairan Bali pantai boom SAR Banyuwangi kapal tenggelam