RADAR BANYUWANGI – Arus lalu lintas di Jalur Gunung Gumitir, tepatnya di Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, sempat tersendat, Kamis (24/7). Penyebabnya, sebuah truk engkel bermuatan pasir terguling setelah mengalami patah as roda belakang saat melintasi tikungan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kecelakaan tunggal tersebut.
Insiden terjadi ketika truk bernomor polisi P 8476 QZ yang dikemudikan Pendik (32), warga Kecamatan Glenmore, melaju dari arah barat menuju timur melalui jalur pegunungan yang dikenal memiliki banyak tikungan tajam.
Saat memasuki salah satu tikungan, bagian as roda belakang kendaraan tiba-tiba patah. Kerusakan tersebut membuat truk kehilangan keseimbangan, oleng, lalu terguling ke sisi kiri jalan.
Kanit Lantas Polsek Kalibaru Aipda Aries Prastyanto mengatakan, kecelakaan dipicu oleh kegagalan teknis pada kendaraan, bukan karena tabrakan dengan kendaraan lain.
"As roda belakang truk patah saat melintasi jalan berbelok, sehingga kendaraan oleng dan roboh ke kiri," ujarnya.
Muatan Pasir Tumpah, Warga Bantu Evakuasi
Akibat kecelakaan tersebut, muatan pasir yang dibawa truk langsung tumpah ke bahu jalan. Meski demikian, sopir berhasil keluar dari kendaraan dalam kondisi selamat.
Menurut Aries, pengemudi hanya mengalami syok akibat benturan dan tidak menderita luka fisik.
"Muatan pasir yang diangkut langsung tumpah ruah ke bahu jalan," katanya.
Melihat kejadian itu, warga sekitar bersama relawan yang bertugas di Jalur Gumitir bergerak cepat membantu proses penanganan awal. Mereka bergotong royong memindahkan material pasir agar tidak menutup seluruh badan jalan dan mengganggu arus kendaraan.
Berkat penanganan cepat tersebut, lalu lintas memang sempat melambat, tetapi kendaraan masih dapat melintas secara bergantian.
"Arus lalu lintas sempat tersendat tapi tidak sampai menutup badan jalan," jelas Aries.
Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Jalur
Tak lama setelah menerima laporan, personel kepolisian dari Polsek Kalibaru langsung menuju lokasi untuk mengatur arus lalu lintas.
Petugas menerapkan sistem buka-tutup jalur guna mencegah antrean kendaraan semakin panjang di ruas Jalan Nasional Gumitir yang menjadi penghubung utama Banyuwangi dengan Kabupaten Jember.
Selain mengatur lalu lintas, polisi juga mengamankan lokasi selama proses evakuasi kendaraan berlangsung.
"Kami langsung ke lokasi untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan maupun kemacetan panjang di Jalur Gumitir," pungkas Aries.
Jalur Gumitir merupakan salah satu akses vital yang setiap hari dilintasi kendaraan logistik maupun angkutan antarkota. Kondisi jalan yang berkelok dan menanjak membuat pengemudi diimbau rutin memeriksa kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman dan komponen kaki-kaki, guna mencegah kecelakaan akibat kerusakan teknis saat melintas di kawasan pegunungan tersebut. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin