Gempa Magnitudo 3,7 Guncang Kota Sorong Pagi Ini, BMKG Sebut Berpusat di Laut 26 Km Utara

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 08:47 WIB
ILUSTRASI dampak gempa.
ILUSTRASI dampak gempa. (ChatGPT)

RADAR BANYUWANGI – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 3,7 mengguncang wilayah Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Kamis pagi (23/7/2026). Berdasarkan data resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pukul 07.07 WIB dengan pusat gempa berada di laut sekitar 26 kilometer di utara Kota Sorong.

Peristiwa gempa tersebut dirasakan oleh sebagian warga dengan intensitas II-III MMI. Hingga laporan awal dirilis BMKG, belum ada informasi mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat guncangan tersebut.

Gempa Terjadi Pukul 07.07 WIB

BMKG mencatat gempa terjadi tepat pada Kamis, 23 Juli 2026 pukul 07.07.21 WIB.

Hasil analisis menunjukkan episentrum gempa berada pada koordinat 0,66 Lintang Selatan dan 131,20 Bujur Timur, atau sekitar 26 kilometer di utara Kota Sorong dengan pusat gempa berada di wilayah laut.

"Gempa dirasakan Magnitudo 3,7 pada Kamis, 23 Juli 2026 pukul 07.07.21 WIB," demikian keterangan resmi BMKG.

Guncangan Dirasakan II-III MMI

BMKG menyebut guncangan gempa dirasakan di wilayah Sorong dengan intensitas II-III pada Skala Modified Mercalli Intensity (MMI).

Pada intensitas II MMI, getaran umumnya hanya dirasakan oleh sebagian orang yang berada dalam kondisi tenang, sementara benda-benda ringan yang digantung dapat bergoyang. Meski demikian, getaran tersebut tetap dapat terekam dengan baik oleh peralatan seismograf.

Sementara pada intensitas III MMI, getaran mulai dirasakan lebih jelas di dalam rumah. Sejumlah orang dapat merasakan getaran seperti ada truk besar yang sedang melintas di sekitar bangunan.

Belum Ada Laporan Kerusakan

Hingga informasi awal dipublikasikan, BMKG belum melaporkan adanya potensi tsunami maupun dampak kerusakan akibat gempa tersebut.

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, dan mengikuti perkembangan terbaru melalui kanal resmi BMKG apabila terjadi aktivitas gempa susulan.

BMKG Catat 19 Gempa Dirasakan dalam Sepekan

Aktivitas kegempaan di Indonesia masih tergolong tinggi.

BMKG mencatat, dalam sepekan terakhir, terjadi 19 gempa bumi signifikan yang dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia dengan variasi magnitudo maupun kedalaman.

Kondisi tersebut menunjukkan Indonesia masih aktif secara tektonik karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang menjadi pertemuan beberapa lempeng tektonik utama dunia.

Masyarakat di wilayah rawan gempa diimbau terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan memahami prosedur evakuasi, mengenali jalur penyelamatan, serta memastikan memperoleh informasi kebencanaan hanya dari sumber resmi BMKG agar terhindar dari informasi yang menyesatkan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Sumber : BMKG
gempa Sorong magnitudo 3 7 bmkg gempa terkini gempa hari ini