Tronton Terguling di Jalur Banyuwangi–Situbondo, Muatan Minuman Berserakan

Fredy Rizki Manunggal • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 20:30 WIB
Truk tronton bermuatan minuman penyegar terguling di kawasan GWD, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Rabu pagi (22/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)
Truk tronton bermuatan minuman penyegar terguling di kawasan GWD, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Rabu pagi (22/7). (Ramada Kusuma/Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Sebuah truk tronton bermuatan minuman terguling di Jalan Raya Banyuwangi–Situbondo, tepatnya di utara Patung Gandrung, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, Rabu pagi (22/7). Kecelakaan tunggal yang terjadi sekitar pukul 08.15 WIB itu diduga dipicu upaya sopir menghindari truk dari arah berlawanan yang sedang mendahului kendaraan lain.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sopir dan penumpang hanya mengalami luka lecet ringan, sementara proses evakuasi kendaraan berlangsung hingga sore dengan sistem buka tutup arus lalu lintas di jalur nasional Banyuwangi–Situbondo.

Berdasarkan data Satlantas Polresta Banyuwangi, truk tronton bernopol DK 8858 WA dikemudikan ABH, 35, warga Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Saat kejadian, ia didampingi seorang penumpang, PN, 35, yang juga berasal dari Jembrana.

Kendaraan itu melaju dari arah Situbondo menuju Banyuwangi sebelum mengalami kecelakaan di wilayah Bangsring.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sebuah truk dari arah berlawanan yang belum diketahui identitasnya mengambil jalur kanan untuk mendahului kendaraan lain.

Untuk menghindari tabrakan, pengemudi tronton memilih mengarahkan kendaraannya terlalu ke sisi kiri jalan. Namun, ban kiri depan menghantam batu hingga pecah. Kondisi itu membuat truk kehilangan keseimbangan dan akhirnya terguling di bahu jalan.

“Untuk menghindari tabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan, pengemudi tronton mengambil haluan terlalu ke kiri. Ban kiri depan kemudian menghantam batu hingga pecah dan kendaraan kehilangan keseimbangan lalu terguling ke sisi kiri jalan,” ujar Ipda Tri Pepri Alfian.

Akibat benturan tersebut, bodi truk mengalami kerusakan cukup parah. Sementara itu, muatan berupa minuman penyegar yang diangkut kendaraan berserakan di sekitar lokasi kejadian sehingga sempat mengganggu proses evakuasi.

Meski kondisi kendaraan rusak, pengemudi maupun penumpang hanya mengalami luka lecet ringan dan tidak memerlukan perawatan intensif.

“Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Muatan tronton sempat tumpah di jalan namun segera dievakuasi,” jelasnya.

Hingga pukul 15.00 WIB, petugas kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan evakuasi truk yang terguling. Selama proses tersebut, arus kendaraan di jalur nasional Banyuwangi–Situbondo diberlakukan sistem buka tutup untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

Ipda Tri Pepri juga mengingatkan seluruh pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan berat, agar mengutamakan keselamatan saat melintas di jalur nasional tersebut. Menurutnya, pengemudi perlu menghindari manuver berisiko ketika berpapasan dengan kendaraan dari arah berlawanan agar kecelakaan serupa tidak kembali terjadi. (fre)

Editor : Ali Sodiqin
Jalan Banyuwangi Situbondo muatan minuman wongsorejo banyuwangi kecelakaan tunggal Truk Terguling