RADARBANYUWANGI.ID - Gelombang kekecewaan tengah mengemuka di kalangan penikmat kuliner Banyuwangi. Salah satu tempat nongkrong yang cukup dikenal di Kecamatan Banyuwangi, menjadi sorotan setelah dibanjiri ulasan negatif dari para pengunjung. Mayoritas keluhan mengarah pada lambatnya pelayanan hingga sikap sebagian pramusaji yang dinilai kurang profesional.
Berdasarkan sejumlah aduan pelanggan, waktu tunggu penyajian makanan maupun minuman disebut jauh di luar batas kewajaran. Pengunjung mengaku harus menunggu antara satu hingga tiga jam sebelum pesanan tiba di meja.
Kondisi tersebut memicu kekecewaan banyak pelanggan. Tidak sedikit di antaranya yang memilih membatalkan pesanan karena merasa telah menunggu terlalu lama tanpa kepastian.
Salah seorang pengunjung, berinisial AA, 19, mengaku mengalami pengalaman yang membuatnya kapok berkunjung kembali ke kafe tersebut. Menurutnya, pelayanan yang diterima sangat lambat meski pesanan telah dilakukan sejak sore hari.
"Pelayanan buruk, lama, nunggu satu jam lebih order dari jam 16.14 smpe jam 17.25 WIB masih belum datang juga. Nungguin sampai ngantuk-ngantuk dalam keadaan kelaparan," ujarnya.
Keluhan serupa juga terlihat dari kondisi di area kasir dan meja pelayanan. Sejumlah pelanggan dikabarkan mengantre bukan untuk memesan makanan, melainkan untuk membatalkan pesanan yang tak kunjung disajikan.
Pengunjung lainnya, IA, 17, turut menceritakan situasi yang dialaminya saat berada di lokasi. Selain melihat banyak pelanggan membatalkan pesanan, ia mengaku mendapat respons yang tidak menyenangkan ketika bertanya kepada pramusaji.
"Orang-orang antre di sini cuma mau cancel pesanannya masing-masing. Karena memang pelanggan dibuat menunggu terlalu lama. Udah gitu aku cuma nanya pulpen buat nulis pesanan, malah direspon dengan cara bentak-bentak, padahal aku nanya baik-baik," ungkapnya.
Selain persoalan lamanya penyajian, sikap sebagian staf pelayanan juga menjadi perhatian pelanggan. Beberapa pengunjung mengaku mendapat jawaban bernada tinggi saat meminta kejelasan mengenai pesanan yang belum kunjung datang.
Maraknya ulasan negatif tersebut menjadi perhatian bagi dunia usaha kuliner di Banyuwangi. Pelayanan yang lambat dan komunikasi yang kurang baik dinilai dapat menurunkan tingkat kepercayaan konsumen.
Para pelanggan berharap pengelola kafe segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik terhadap sistem operasional dapur maupun kualitas pelayanan. Perbaikan dinilai penting agar kenyamanan konsumen tetap terjaga dan citra usaha tidak terus menurun.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pengelola kafe terkait berbagai keluhan yang disampaikan para pelanggan.
Editor : Lugas Rumpakaadi