Nyalip Bus, Pengendara Scoopy Tewas Usai Tabrak Pikap di Jalan Raya Mangir Rogojampi Banyuwangi

Zamrozi Wahyu • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 02:30 WIB
PAKAI CAT SEMPROT: Anggota Satlantas Polresta Banyuwangi menandai lokasi kecelakaan di Jalan Raya Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, pada Minggu (19/7). (Pepri for Radar Banyuwangi)
PAKAI CAT SEMPROT: Anggota Satlantas Polresta Banyuwangi menandai lokasi kecelakaan di Jalan Raya Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, pada Minggu (19/7). (Pepri for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Upaya mendahului bus berujung maut. Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil pikap dan bus di Jalan Raya Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Minggu (19/7). Korban diduga bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan saat hendak menyalip, lalu terjatuh ke badan bus.

Korban diketahui berinisial NMS, 42, warga Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi. Sementara kendaraan lain yang terlibat yakni sebuah bus Hino Harapan Baru yang dikemudikan DBP, 32, warga Desa Kamulan, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, serta sebuah mobil pikap yang identitas pengemudinya belum diketahui.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alvian menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi P 5156 QAR melaju dari arah utara. Di depannya, bus Harapan Baru bernomor polisi AG 7647 UZ melaju searah.

"Bus dan sepeda motor melaju dari arah yang sama," ujarnya.

Sesampainya di lokasi kejadian, pengendara Honda Scoopy berusaha mendahului bus. Namun, pada saat bersamaan dari arah berlawanan melaju sebuah mobil pikap yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Karena jarak antarkendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari. Sepeda motor korban bertabrakan dengan mobil pikap dari arah berlawanan hingga pengendaranya terjatuh ke sisi kiri jalan.

Akibat terjatuh, tubuh korban kemudian menghantam bagian ban belakang kanan bus yang sedang melaju di sampingnya.

"Pengendara motor menumbur ban belakang kanan bus," kata Tri Pepri.

Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka berat di bagian kepala. Meski sempat dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Rogojampi, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

"Akibat kecelakaan itu pengendara sepeda motor meninggal dunia dengan luka di kepala," pungkasnya.

Petugas Satlantas Polresta Banyuwangi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat untuk kepentingan penyelidikan. Polisi juga masih menelusuri identitas pengemudi mobil pikap yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain, terutama di jalur dua arah yang memiliki potensi konflik dengan kendaraan dari arah berlawanan. Kesalahan dalam memperhitungkan jarak dan kecepatan dapat berakibat fatal. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Jalan Mangir Pemotor Tewas kecelakaan Rogojampi banyuwangi Honda Scoopy