Ban Cacing Diduga Picu Kecelakaan Honda CB di Genteng Banyuwangi, Pengendara Kritis

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 00:30 WIB
TKP: Anggota Polsek Genteng menunjukkan tembok yang ditabrak pengendara motor di Jalan Samiran, Desa Setail, Kecamatan Genteng, pada Minggu malam (19/7). (Foto: Polsek Genteng)
TKP: Anggota Polsek Genteng menunjukkan tembok yang ditabrak pengendara motor di Jalan Samiran, Desa Setail, Kecamatan Genteng, pada Minggu malam (19/7). (Foto: Polsek Genteng)

RADAR BANYUWANGI – Kecelakaan tunggal kembali terjadi di wilayah Banyuwangi. Seorang pemuda berusia 18 tahun mengalami gegar otak berat setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak tembok pagar di tikungan Jalan Samiran, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Minggu petang (19/7). Polisi menduga korban kehilangan kendali saat memasuki tikungan dengan kondisi kendaraan yang tidak sesuai standar.

Korban diketahui bernama M Asraf Abdul Rahman, 18, warga Dusun Krajan I, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 18.00 saat korban mengendarai sepeda motor Honda CB warna abu-abu tanpa pelat nomor dari arah barat.

Kanit Lantas Polsek Genteng Ipda Suwandono menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi korban melaju usai melewati jembatan Desa Setail menuju ruas jalan yang menikung di dekat pertigaan Cafe 54.

"Korban melaju dari arah barat," ujarnya.

Diduga karena kurang berhati-hati, korban gagal mengantisipasi tikungan. Bukannya mengikuti alur jalan, sepeda motor yang dikendarainya justru terus melaju lurus hingga menghantam tembok pagar dengan keras.

"Pengemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya saat memasuki jalan menikung sehingga motor terus melaju lurus dan menabrak tembok," kata Suwandono.

Benturan keras mengakibatkan Asraf mengalami luka serius berupa gegar otak berat. Warga yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan, sementara petugas kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

Tim yang dipimpin Aipda George bersama Bripka Wahyu langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan sejumlah faktor yang diduga menjadi pemicu insiden tersebut. Selain faktor kelalaian pengendara, kondisi sepeda motor juga dinilai tidak memenuhi spesifikasi standar.

"Selain faktor manusia yang dinilai kurang berhati-hati, kondisi motor juga tidak standar," jelas Suwandono.

Polisi mengungkapkan sepeda motor Honda CB yang dikendarai korban menggunakan ban cacing, yakni ban berukuran lebih kecil dari standar pabrikan. Kondisi tersebut membuat daya cengkeram ban terhadap permukaan jalan berkurang, terutama saat melintasi tikungan.

Risiko kecelakaan diperparah dengan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di lokasi kejadian ketika petang, sehingga jarak pandang pengendara menjadi terbatas.

Petugas mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan tidak melakukan modifikasi yang dapat mengurangi faktor keselamatan berkendara.

"Saat ini barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda CB warna abu-abu tanpa pelat nomor telah diamankan di Pos Lantas Genteng untuk proses penyelidikan lebih lanjut," pungkas Suwandono. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
kecelakaan Genteng Honda CB ban cacing Gegar Otak banyuwangi