Tabrak Lari Maut di Pesanggaran Banyuwangi, Lansia 75 Tahun Tewas, Pelaku Kabur Tinggalkan Korban

Salis Ali Muhyidin • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 01:30 WIB
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan bersama anggotanya melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan tabrak lari di Jalan Raya Sukomade, Sungailembu, Sumberagung, Pesanggaran, Jumat malam (18/7). (Ipda Pepri for Radar Banyuwangi)
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan bersama anggotanya melakukan olah tempat kejadian perkara kecelakaan tabrak lari di Jalan Raya Sukomade, Sungailembu, Sumberagung, Pesanggaran, Jumat malam (18/7). (Ipda Pepri for Radar Banyuwangi)

RADAR BANYUWANGI – Aksi tabrak lari kembali merenggut nyawa di Banyuwangi. Seorang pejalan kaki lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia setelah diduga ditabrak sepeda motor misterius di Jalan Raya Sukomade, Dusun Sungailembu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jumat malam (18/7). Hingga kini, pengendara yang terlibat masih dalam pengejaran polisi.

Korban diketahui berinisial M, 75, seorang petani asal setempat. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga menjadi korban tabrak lari saat berjalan kaki di ruas jalan yang relatif sepi. Setelah terjadi benturan, pengendara motor memilih melarikan diri tanpa memberikan pertolongan.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan diperkirakan terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Namun karena minimnya aktivitas warga di lokasi, tubuh korban baru ditemukan sekitar dua jam kemudian dalam kondisi sudah kaku.

Petugas Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Banyuwangi bersama personel Polsek Pesanggaran yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Kapolresta Banyuwangi melalui Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sepeda motor yang belum diketahui identitasnya melaju dari arah timur ke barat sebelum menabrak korban.

"Tubuh korban ditemukan warga dalam kondisi meninggal dunia," ujarnya.

Diduga, pengendara kurang memperhatikan kondisi jalan sehingga menghantam tubuh korban yang sedang berjalan kaki. Benturan keras membuat korban terpental dan mengalami luka berat, sementara pengendara sempat terjatuh sebelum kembali berdiri dan melarikan diri dari lokasi kejadian.

"Korban tidak ditolong dan langsung melarikan diri," tegas Ipda Tri Pepri.

Seorang saksi yang berada tidak jauh dari lokasi sempat berusaha memberikan pertolongan. Korban kemudian dievakuasi menuju Puskesmas Pesanggaran. Namun, luka berat yang diderita, terutama pada bagian kepala dan wajah, membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Korban mengalami luka berat pada bagian kepala dan wajah sehingga meninggal dunia," jelasnya.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pengendara maupun kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian itu, termasuk yang melihat kendaraan melintas di sekitar lokasi pada waktu kejadian, agar segera melapor.

"Pihak Unit Gakkum masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melacak keberadaan pengendara sepeda motor tersebut. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui atau melihat ciri-ciri kendaraan yang terlibat pada jam kejadian untuk segera melapor ke pos polisi terdekat," pungkas Ipda Tri Pepri.

Kasus ini menambah daftar kecelakaan tabrak lari di Banyuwangi. Kepolisian mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, serta bertanggung jawab apabila terlibat kecelakaan dengan memberikan pertolongan kepada korban dan melaporkan kejadian kepada pihak berwenang. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
Satlantas Banyuwangi Pesanggaran Banyuwangi lansia tewas Tabrak Lari kecelakaan maut