Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Warga Cianjur Tewas Tertabrak KA Siliwangi, KAI Daop 2 Perkuat Sosialisasi Keselamatan di Jalur Kereta Api

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 15 Juli 2026 | 12:29 WIB
KA Siliwangi melayani 680.541 penumpang sepanjang Januari-Mei 2026. (Antara)
KAI Daop 2 Bandung meningkatkan sosialisasi keselamatan setelah seorang warga Cianjur tewas tertabrak KA Siliwangi saat berjalan di jalur rel. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung kembali mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di kawasan jalur rel kereta api. Imbauan tersebut disampaikan menyusul insiden seorang warga yang meninggal dunia setelah tertabrak KA Siliwangi di Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Senin (14/7/2026).

Manager Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo mengatakan, korban bernama Sopandi diduga tidak menyadari kedatangan kereta saat berjalan menyusuri rel dengan posisi membelakangi arah laju KA Siliwangi. Masinis disebut telah berulang kali membunyikan peluit sebagai peringatan, namun korban tidak memberikan respons hingga akhirnya tertabrak.

"Kami akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang jalur kereta api, agar tidak beraktivitas di area rel. Upaya ini juga dilakukan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang, terutama yang belum dilengkapi palang pintu," ujar Kuswardoyo, Selasa (15/7/2026), dikutip Antara.

Menurutnya, keberadaan masyarakat di jalur rel sangat berbahaya karena dapat memicu kecelakaan yang berakibat fatal. KAI mengimbau warga mematuhi aturan keselamatan dan tidak menjadikan rel kereta sebagai akses berjalan kaki maupun lokasi beraktivitas.

Sementara itu, Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polsek Bojongpicung Aipda Teddy Firmansyah menjelaskan, korban yang berusia 52 tahun merupakan warga Kampung Kondang, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi.

Saat kejadian, Sopandi hendak memperbaiki saluran pipa air yang berada di dekat jalur kereta api. Untuk memastikan kondisi pipa, korban berjalan menyusuri rel tanpa menyadari KA Siliwangi relasi Cipatat–Cianjur–Sukabumi tengah melaju dari arah Cipatat menuju Cianjur.

Diduga karena tidak mengetahui kedatangan kereta meski peluit panjang telah dibunyikan, korban akhirnya tertabrak dan terpental sekitar 10 meter dari lokasi benturan.

Petugas bersama warga kemudian mengevakuasi korban ke puskesmas setempat untuk keperluan visum. Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dimakamkan di Kampung Kondang, tidak jauh dari kediamannya.

KAI berharap peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan menjauhi area rel kereta api. Selain hanya diperuntukkan bagi operasional perjalanan kereta, kawasan rel juga merupakan zona berbahaya yang tidak boleh digunakan sebagai tempat beraktivitas.

Editor : Lugas Rumpakaadi
KAI Daop 2 Bandung