Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hanya Lima Menit, 100 Tiket BEC 2026 Habis Terjual, Ribuan Warga Berebut Saksikan Perang Bayu di Banyuwangi

Anisatul Septi Ramadhani • Selasa, 14 Juli 2026 | 13:37 WIB
Antusiasme masyarakat terhadap Banyuwangi Ethno Carnival 2026 membludak. (Tangkapan Layar)
Antusiasme masyarakat terhadap Banyuwangi Ethno Carnival 2026 membludak. (Tangkapan Layar)

RADARBANYUWANGI.ID - Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2026 kembali menunjukkan tren yang sangat tinggi. Sebanyak 100 tiket yang dipasarkan secara daring ludes terjual dalam waktu kurang dari lima menit setelah penjualan resmi dibuka.

Cepatnya seluruh kuota tiket terjual menjadi gambaran besarnya minat masyarakat terhadap salah satu agenda unggulan dalam rangkaian Banyuwangi Festival tersebut. Ribuan calon penonton bersaing mendapatkan tiket agar dapat menyaksikan secara langsung kemegahan parade budaya yang tahun ini mengangkat tema "Perang Bayu: The Great War of Blambangan."

Tingginya animo tersebut juga membuat sebagian masyarakat harus gigit jari. Salah seorang calon penonton, Nopal, mengaku gagal memperoleh tiket meski telah bersiap sejak sebelum penjualan dibuka.

"Sedih sekali, saya sudah menunggu sejak awal penjualan dibuka. Baru beberapa menit mencoba masuk, ternyata tiketnya sudah habis. Semoga ke depan ada penambahan kuota supaya lebih banyak masyarakat yang bisa menyaksikan BEC secara langsung," ujarnya.

Banyuwangi Ethno Carnival 2026 dijadwalkan digelar pada 18 Juli 2026. Ratusan peserta akan tampil mengenakan kostum spektakuler yang terinspirasi dari kisah heroik Perang Bayu. Penampilan tersebut dipadukan dengan koreografi, seni pertunjukan, serta kekayaan budaya khas Banyuwangi yang selama ini menjadi ciri utama BEC.

Ludesnya tiket dalam hitungan menit semakin mempertegas posisi Banyuwangi Ethno Carnival sebagai salah satu agenda budaya paling dinantikan di Indonesia. Minat tinggi tidak hanya datang dari masyarakat Banyuwangi, tetapi juga dari calon wisatawan luar daerah yang ingin menyaksikan langsung kemegahan karnaval tersebut.

Tingginya jumlah pengunjung yang diperkirakan hadir juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor ekonomi daerah. Mulai dari industri perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diproyeksikan ikut merasakan peningkatan aktivitas selama penyelenggaraan BEC.

Panitia mengimbau masyarakat yang belum berhasil memperoleh tiket untuk terus memantau kanal informasi resmi terkait kemungkinan penambahan kuota maupun pengumuman lainnya. Masyarakat juga diminta membeli tiket hanya melalui jalur resmi guna menghindari praktik penipuan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#BEC 2026 #Banyuwangi Ethno Carnival