RADARBANYUWANGI.ID – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan pejalan kaki, sepeda motor, dan mobil pikap terjadi di Jalan Raya Dusun Mangunrejo, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, sekitar pukul 02.00 WIB, Selasa (7/7). Seorang pedagang sayur mengalami kondisi kritis setelah diduga menabrak pejalan kaki sebelum akhirnya tertabrak mobil pikap yang pengemudinya langsung melarikan diri.
Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega diketahui tengah menuju Pasar Srono untuk berdagang. Hingga Selasa sore, identitas korban masih belum dipastikan, meski sejumlah warga menyebut pria tersebut berasal dari wilayah Sumbersewu.
Kepala Dusun Mangunrejo, Desa Blambangan, Eko Priyanto, menjelaskan kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.
Saat melintas di lokasi kejadian, korban diduga menabrak seorang pejalan kaki yang sedang membawa rongsokan.
"Korban diduga menabrak pejalan kaki yang membawa barang rongsokan. Setelah terjatuh ke badan jalan, dari arah berlawanan melintas sebuah mobil pikap," ujarnya, Selasa (7/7).
Menurut Eko, jarak yang terlalu dekat membuat pengemudi mobil pikap tidak sempat menghindar sehingga menabrak tubuh korban yang sudah tergeletak di atas aspal.
Pengemudi pikap sempat menghentikan kendaraannya sesaat. Namun bukannya memberikan pertolongan, ia justru kembali menjalankan kendaraan dan meninggalkan lokasi kejadian.
"Mobil pikap itu sempat berhenti sebentar, kemudian pengemudinya langsung tancap gas. Sampai sekarang identitas sopir maupun kendaraannya belum diketahui," katanya.
Akibat benturan tersebut, pedagang sayur mengalami luka berat, terutama di bagian kepala. Warga kemudian mengevakuasi korban ke RS MMC Muncar untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Yang menjadi perhatian warga, pejalan kaki yang diduga menjadi awal penyebab kecelakaan justru tidak ditemukan setelah insiden tersebut.
"Anehnya, pejalan kaki yang membawa rongsokan itu menghilang. Pagi harinya hanya ditemukan sisa botol-botol bekas di tepi jalan yang diduga merupakan barang bawaannya," ungkap Eko.
Hingga berita ini ditulis, polisi masih menyelidiki rangkaian peristiwa tersebut, termasuk memburu pengemudi mobil pikap yang diduga terlibat tabrak lari serta mencari keberadaan pejalan kaki yang belum diketahui identitasnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfiyan, mengatakan penyelidikan masih berlangsung.
"Masih dalam proses penyelidikan," singkatnya.
Polisi juga berupaya mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi serta menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas maupun petunjuk lain yang dapat mengungkap identitas pengemudi pikap dan memastikan kronologi kecelakaan secara utuh. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin