Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Trafo Raksasa 150 Ton Kembali Melintas di Kalipuro, Jembatan Diperkuat Plat Besi Demi Jalur Aman ke GITET

M Ksatria Raya • Minggu, 5 Juli 2026 | 05:00 WIB
PENGUAT JEMBATAN: Sejumlah petugas GITET memasang plat besi pada jembatan yang akan dilintasi oleh trafo raksasa tadi malam (4/7) pukul 01.32. (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)
PENGUAT JEMBATAN: Sejumlah petugas GITET memasang plat besi pada jembatan yang akan dilintasi oleh trafo raksasa tadi malam (4/7) pukul 01.32. (Ksatria Raya/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Trafo raksasa berbobot 150 ton dijadwalkan kembali melintas di ruas jalan sempit Kelurahan Kalipuro, Banyuwangi, pada Minggu malam (5/7) ini. Menjelang proses pengiriman menuju Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Secang, petugas memperkuat jembatan di samping Masjid Nurul Huda dengan memasang plat besi agar mampu menahan beban kendaraan pengangkut yang diperkirakan mencapai lebih dari 200 ton.

Pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi, Sabtu (4/7), sejumlah pekerja terlihat memasang lembaran plat besi di atas badan jembatan sejak siang hingga malam. Penguatan dilakukan sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum iring-iringan kendaraan khusus membawa trafo memasuki kawasan GITET Kalipuro.

Pemasangan plat besi menjadi tahapan krusial mengingat beban kendaraan pengangkut jauh melampaui kapasitas kendaraan biasa. Seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum konvoi dimulai sehingga distribusi dapat berlangsung aman tanpa mengganggu struktur jembatan.

Seorang petugas yang terlibat dalam pekerjaan tersebut menjelaskan, proses pemasangan dilakukan secara intensif agar seluruh persiapan rampung tepat waktu. Setelah plat besi selesai dipasang, kendaraan pembawa trafo diperkirakan langsung diberangkatkan menuju lokasi tujuan.

"Kalau pemasangan plat besinya selesai, kemungkinan nanti malam trafonya sudah mulai jalan. Izin melintas yang kami miliki juga hanya sampai Rabu depan," ujarnya saat ditemui di lokasi.

Menurutnya, trafo yang akan dikirim ke GITET Kalipuro tidak hanya satu unit. Total terdapat dua trafo yang dijadwalkan masuk secara bertahap dengan pola pengiriman pada malam hari. Skema tersebut dipilih untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Selain memperkecil potensi kemacetan, pengiriman malam hari juga dinilai lebih aman mengingat dimensi kendaraan yang sangat besar serta membutuhkan ruang gerak lebih luas saat melintasi jalan sempit menuju kawasan gardu induk.

"Kalau trafo yang dikirim rencananya ada dua yang dilakukan secara bertahap untuk melintas," katanya.

Sementara itu, warga sekitar, Muhammad Afila, mengaku pemasangan plat besi sebenarnya telah dimulai sejak Kamis (2/7). Selama proses pengerjaan berlangsung, akses melintasi jembatan ditutup sementara sehingga warga maupun pengendara harus menggunakan jalur alternatif.

"Mulai Kamis kemarin sudah dipasang besinya. Selama pemasangan jembatan ditutup, jadi warga yang mau lewat harus memutar," ujarnya.

Pengiriman trafo berkapasitas besar menuju GITET Kalipuro merupakan bagian dari penguatan infrastruktur kelistrikan di Banyuwangi. Karena bobot dan ukuran yang sangat besar, setiap tahap distribusi memerlukan rekayasa teknis, mulai dari penguatan jembatan, pengaturan lalu lintas, hingga pengawalan khusus agar perjalanan menuju lokasi pemasangan berlangsung aman dan lancar. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Banyuwangi hari ini #GITET Kalipuro #jembatan Kalipuro #Trafo Kalipuro #Trafo 150 ton