Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kisah Matsui Yuki, Remaja Jepang yang Kecelakaan Saat Singgah di Banyuwangi

Zamrozi Wahyu • Kamis, 2 Juli 2026 | 04:30 WIB
Anggota Unit Lantas Polsek Rogojampi mengatur lalu lintas usai kecelakaan yang melibatkan WNA di Jalan Raya Jember, tepatnya di utara stasiun pengisian bahan bakar mini di Dusun Puspan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Minggu malam (28/6). (Gatot for Radar Banyuwangi)
Anggota Unit Lantas Polsek Rogojampi mengatur lalu lintas usai kecelakaan yang melibatkan WNA di Jalan Raya Jember, tepatnya di utara stasiun pengisian bahan bakar mini di Dusun Puspan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Minggu malam (28/6). (Gatot for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Identitas sekaligus tujuan perjalanan remaja asal Jepang yang mengalami kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, akhirnya terungkap. Matsui Yuki, 15, diketahui tengah singgah di Banyuwangi bersama seorang pemandu wisata sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bali. Namun, perjalanan itu berubah menjadi petaka setelah ia mengalami kecelakaan yang menyebabkan cedera kepala serius.

Perkembangan terbaru, kondisi Yuki masih membutuhkan penanganan medis intensif. Setelah sempat dirawat di RS Nahdlatul Ulama (RS NU), remaja berkewarganegaraan Jepang tersebut akhirnya dirujuk ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfiyan mengatakan, korban mengalami luka cukup berat di bagian kepala akibat benturan saat kecelakaan.

"Setelah menjalani perawatan di RS NU ia dirujuk ke RSUD Blambangan," ujarnya, Rabu (1/7).

Ipda Pepri menjelaskan, Matsui Yuki datang ke Banyuwangi bersama seorang tour guide yang tinggal di Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi. Kunjungan itu hanya bersifat transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Bali.

Meski berkewarganegaraan Jepang, Yuki sebenarnya telah lama tinggal bersama kedua orang tuanya di Bali.

"Orang tuanya sudah menetap di Bali sekitar 30 tahun. Dia (Yuki) dari kecil di Denpasar, Bali, tapi sering pulang ke Jepang," jelas Ipda Pepri.

Menurutnya, Yuki memang rutin mengunjungi Jepang untuk menemui kerabatnya. Setelah kembali dari Negeri Sakura, ia singgah ke Banyuwangi mengikuti pemandu wisatanya sebelum kembali ke Bali.

Kecelakaan yang menimpa Yuki terjadi pada Minggu malam (28/6) di Jalan Raya Jember, Dusun Puspan, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra X bernomor polisi P 5281 ZD. Di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan Yamaha Vega tanpa pelat nomor yang dikemudikan Ahmad Indra Cahyono, 17, warga Desa Labanasem, Kecamatan Kabat.

Benturan keras dalam tabrakan tersebut menyebabkan kedua pengendara sama-sama mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Yuki menjadi korban dengan luka paling serius karena mengalami cedera berat di bagian kepala sehingga memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit rujukan.

Sementara itu, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi.

Ipda Pepri juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Ia mengimbau masyarakat mematuhi aturan lalu lintas dan tidak memaksakan diri mengemudi ketika kondisi tubuh tidak prima.

"Jika lelah atau mengantuk lebih baik istirahat terlebih dahulu," pesannya.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kecelakaan lalu lintas dapat menimpa siapa saja, termasuk wisatawan mancanegara yang sedang berkunjung ke Banyuwangi. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas serta kewaspadaan selama berkendara menjadi faktor penting untuk menekan risiko kecelakaan di jalan raya. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Satlantas Banyuwangi #WNA Jepang #Matsui Yuki #rsud blambangan #kecelakaan Rogojampi