RADARBANYUWANGI.ID – Sebuah mobil pikap yang mengangkut muatan plastik nyaris berujung petaka di Jalan Raya Desa Seneporejo, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Rabu pagi (1/7). Ban depan sebelah kiri yang tiba-tiba pecah membuat kendaraan hilang kendali sebelum menghantam beton jembatan. Beruntung, sopir berhasil selamat meski bagian depan mobil ringsek parah.
Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB di wilayah hukum Polsek Siliragung. Kendaraan yang terlibat adalah Suzuki Carry bernomor polisi P 9228 VJ yang dikemudikan AF, 21, warga Desa Karangsari, Kecamatan Sempu.
Saat kejadian, pikap melaju dari arah timur menuju barat dengan membawa muatan plastik. Perjalanan awal berlangsung normal hingga kendaraan memasuki lokasi kejadian.
Namun, secara tiba-tiba ban depan sebelah kiri pecah disertai suara ledakan keras. Kondisi tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan yang membawa muatan cukup berat.
"Akibat pecah ban tersebut, pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya. Mobil kemudian oleng ke sebelah kiri dan langsung menabrak jembatan di pinggir jalan," ujar Kapolsek Siliragung AKP Heru Slamet Hariyanto.
Benturan keras dengan beton pembatas jembatan menyebabkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah. Moncong pikap ringsek akibat menghantam struktur jembatan dengan kecepatan yang masih cukup tinggi.
Warga yang mengetahui kejadian itu segera berdatangan untuk memberikan pertolongan sekaligus melaporkan insiden tersebut kepada pihak kepolisian.
"Anggota kami langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi bangkai kendaraan," kata AKP Heru.
Meski kondisi kendaraan rusak berat, kecelakaan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. AF berhasil keluar dari kendaraan dalam keadaan selamat dan hanya mengalami luka ringan di beberapa bagian tubuh.
"Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Pengemudi pikap hanya mengalami luka-luka ringan," tegasnya.
Proses evakuasi kendaraan sempat membuat arus lalu lintas di Jalan Raya Seneporejo tersendat. Posisi mobil yang melintang dan menutup sebagian badan jalan menyebabkan pengendara harus memperlambat laju kendaraan.
Setelah petugas berhasil memindahkan pikap dari lokasi kejadian, arus lalu lintas kembali normal.
Kapolsek Siliragung mengingatkan seluruh pengguna jalan agar rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama komponen ban yang menjadi salah satu faktor penting dalam keselamatan berkendara.
"Kami imbau para pengendara untuk selalu mengecek kelayakan kondisi fisik kendaraan, terutama ban, sebelum melakukan perjalanan demi keselamatan bersama," pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kondisi ban yang sudah aus atau tidak layak pakai dapat memicu kecelakaan, terlebih saat kendaraan membawa muatan berat. Pemeriksaan rutin sebelum berkendara menjadi langkah sederhana yang dapat meminimalkan risiko kecelakaan di jalan raya. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin