Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kecelakaan Maut di Jalan Buk Putih Banyuwangi, Remaja 15 Tahun Tewas Usai Tabrak Pohon

Salis Ali Muhyidin • Kamis, 2 Juli 2026 | 00:30 WIB
Warga dan pihak kepolisian dari Polsek Siliragung saat melakukan pengecekan TKP kecelakaan di jalan Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Senin sore (29/6). (Unit Gakkum Polresta Banyuwangi)
Warga dan pihak kepolisian dari Polsek Siliragung saat melakukan pengecekan TKP kecelakaan di jalan Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Senin sore (29/6). (Unit Gakkum Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Jalan Buk Putih di Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, kembali menjadi saksi duka. Seorang remaja berusia 15 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali dan menghantam pohon di tepi jalan, Senin sore (29/6). Seorang bocah yang dibonceng korban hingga kini masih menjalani perawatan akibat luka serius.

Kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 15.40 WIB. Korban meninggal diketahui berinisial CPP, 15, warga Kecamatan Pesanggaran. Saat kejadian, ia mengendarai sepeda motor Honda Supra tanpa nomor polisi (nopol) dengan membonceng AWM, 11, yang juga berasal dari kecamatan yang sama.

Peristiwa nahas itu bermula ketika keduanya melaju dari arah timur menuju barat. Saat melintas di ruas jalan yang relatif lurus, kendaraan yang dikemudikan CPP tiba-tiba tidak terkendali.

Menurut hasil penyelidikan sementara, pengendara diduga kehilangan kendali atas laju sepeda motor hingga kendaraan oleng ke sisi kiri jalan.

"Menurut keterangan saksi di lokasi, pengendara motor diduga tidak bisa menguasai laju kendaraannya. Motor kemudian oleng ke arah kiri," ujar Kanit Gakkum Polresta Banyuwangi Ipda Pepri Alfiyan saat dikonfirmasi, Senin malam.

Karena melaju dengan kecepatan cukup tinggi, sepeda motor keluar dari bahu jalan sebelum akhirnya menghantam pohon di tepi jalan. Benturan keras membuat kedua korban terpental beberapa meter dari kendaraan.

"Korban langsung terpental di jalan dan tak sadarkan diri," jelas Ipda Pepri.

Suara benturan yang cukup keras mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi kedua korban yang tergeletak di jalan dalam kondisi kritis.

CPP mengalami cedera berat di bagian kepala akibat benturan keras. Warga kemudian membawanya ke Puskesmas Bangorejo. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

"Oleh warga kemudian dievakuasi dan dilarikan ke Puskesmas Bangorejo," tutur Pepri.

Sementara itu, AWM mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh dan ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri. Korban kini masih menjalani penanganan medis.

Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

"Kasus kecelakaan maut ini kini tengah ditangani oleh Unit Gakkum Polresta Banyuwangi. Anggota kami juga langsung melakukan olah tempat kejadian perkara," terang Pepri.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja di Banyuwangi. Sebelumnya, Sabtu malam (27/6), kecelakaan maut juga terjadi di Jalan Raya Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo.

Dalam insiden tersebut, EKA, 15, warga Desa Tampo, Kecamatan Cluring, meninggal dunia setelah gagal menyalip kendaraan di depannya. Korban mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan menuju Puskesmas Benculuk.

Rentetan kecelakaan yang menimpa pengendara usia belia ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak yang mengendarai kendaraan bermotor, sekaligus pentingnya kepatuhan terhadap aturan berlalu lintas demi mencegah jatuhnya korban jiwa berikutnya. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Jalan Buk Putih #polresta banyuwangi #remaja tewas #kecelakaan banyuwangi #Siliragung