RADARBANYUWANGI.ID – Jalur nasional penghubung Banyuwangi-Jember via Gunung Gumitir kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di pertigaan Dusun Krajan, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Rabu siang (24/6).
Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.40 itu melibatkan sebuah truk Mitsubishi, mobil Toyota Calya, dan kendaraan pikap milik warga setempat. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang dialami ketiga kendaraan ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kecelakaan juga sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur utama Banyuwangi-Jember tersendat karena posisi truk melintang dan menutup sebagian badan jalan.
Berawal dari Manuver Belok di Pertigaan
Kapolsek Kalibaru AKP Achmad Junaedi melalui Kanitlantas Polsek Kalibaru Aipda Aries Prasetyanto menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi FE74S bernomor polisi P 9065 VD yang dikemudikan Sahrul Romadhoni melaju dari arah timur menuju barat.
Di depan truk tersebut, melaju searah sebuah mobil Toyota Calya putih bernomor polisi D 1789 UAI yang dikendarai Hendrik Susanto.
Kedua kendaraan awalnya berjalan beriringan dengan kecepatan sedang.
"Dua kendaraan tersebut sama-sama menuju arah barat," ujar Aries.
Namun saat memasuki kawasan pertigaan Dusun Krajan, situasi mendadak berubah.
Truk Tak Sempat Menghindar
Menurut Aries, pengemudi Toyota Calya tiba-tiba mengarahkan kendaraannya ke kanan saat berada di area persimpangan.
Karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat, pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk melakukan pengereman atau menghindar.
Akibatnya, bagian depan truk langsung menghantam sisi kanan mobil Calya dengan keras.
"Kecelakaan keras tidak terhindarkan. Moncong truk langsung menumbur bodi samping kanan mobil Calya putih tersebut," katanya.
Benturan tersebut membuat kedua kendaraan kehilangan kendali dan bergerak ke sisi kanan jalan.
Pikap Pedagang Buah Ikut Tertabrak
Laju truk yang belum sepenuhnya berhenti kemudian kembali bergerak dan menabrak sebuah mobil pikap milik Agus Puji Slamet, pedagang buah asal Desa Kalibarumanis.
Saat kejadian, kendaraan pikap tersebut sedang terparkir di sisi barat pertigaan.
Truk baru berhenti setelah menghantam pikap dan melintang di tengah jalan.
"Truk tersebut sempat berbelok lagi hingga posisinya melintang di tengah jalan," tutur Aries.
Akibat benturan beruntun tersebut, ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah pada beberapa bagian bodi.
Jalur Banyuwangi-Jember Sempat Tersendat
Posisi truk yang melintang di badan jalan sempat menghambat arus kendaraan dari kedua arah. Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengurai antrean kendaraan.
Evakuasi kendaraan juga dilakukan agar jalur nasional tersebut kembali dapat dilalui secara normal.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menjadi perhatian karena kembali terjadi di ruas jalan yang dikenal padat dan menjadi jalur utama distribusi barang serta mobilitas masyarakat antara Banyuwangi dan Jember.
Polisi Imbau Pengendara Jaga Jarak Aman
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga kecelakaan dipicu kombinasi faktor kurang hati-hatinya kendaraan yang hendak berbelok serta jarak antar kendaraan yang terlalu dekat.
Kondisi tersebut membuat pengemudi truk tidak memiliki cukup ruang untuk mengantisipasi perubahan arah kendaraan di depannya.
"Yang terpenting tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah mengingat ketiga kendaraan mengalami kerusakan cukup parah," jelas Aries.
Saat ini seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga mengingatkan seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi persimpangan maupun jalur padat kendaraan.
"Kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu waspada dan menjaga jarak aman, terutama saat melintas di persimpangan jalan raya," pungkasnya.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya disiplin berlalu lintas di jalur Gumitir. Selain menjaga kecepatan, pengendara juga diminta memastikan manuver dilakukan secara aman dan memberi ruang cukup bagi kendaraan lain untuk mengantisipasi situasi di jalan. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin