RADARBANYUWANGI.ID – Jalur Gumitir kembali menelan insiden kecelakaan lalu lintas yang mengejutkan pengguna jalan. Jumat (19/6) siang, sebuah truk Hino Tronton Wing Box menghantam keras bagian belakang Mitsubishi Colt Diesel di kawasan Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi.
Meski benturan cukup keras hingga kedua kendaraan terlempar ke bahu jalan, tidak ada korban jiwa dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 13.45 WIB tersebut. Namun, kedua truk mengalami kerusakan cukup parah di bagian tertentu.
Kronologi tabrakan di dekat Jembatan Timbang
Kecelakaan bermula saat kedua kendaraan melaju searah dari arah timur atau dari Banyuwangi menuju barat. Di depan, truk Mitsubishi Colt Diesel warna kuning bernopol Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan Hendrik Susanto melaju normal.
Di belakangnya, melaju truk besar Hino Tronton Wing Box berwarna hijau bernopol B-9532-UEV yang dikemudikan Samino dengan kecepatan lebih tinggi.
“Di sekitar Jembatan Timbang, Colt Diesel tiba-tiba mengurangi kecepatan dan melakukan pengereman mendadak karena hendak menepi,” kata Kanitlantas Polsek Kalibaru Aipda Aries Prasetyanto.
Jarak terlalu dekat, benturan tak terhindarkan
Saat truk di depan mengerem mendadak, tronton di belakang diduga tidak memiliki jarak aman yang cukup serta kurang fokus sehingga terlambat mengantisipasi kondisi jalan.
“Truk tronton langsung menumbur bagian belakang kiri Colt Diesel dengan keras,” ujar Aries.
Benturan tersebut membuat kedua kendaraan kehilangan kendali. Colt Diesel terpental ke kiri hingga menjebol pagar kebun warga, sementara tronton oleng ke kanan sebelum akhirnya menghantam pohon mahoni di tepi jalan.
Tidak ada korban jiwa, arus sempat terganggu
Beruntung, kedua sopir—Hendrik Susanto dan Samino—dilaporkan selamat tanpa luka. Namun, kendaraan mengalami kerusakan material dan sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur utama Gumitir yang dikenal padat dan rawan kecelakaan.
Petugas kepolisian segera melakukan pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan panjang di lokasi kejadian.
Diselesaikan secara kekeluargaan
Karena tidak ada korban jiwa dan kedua pihak sepakat damai, kasus ini tidak dilanjutkan ke proses hukum. Polisi memastikan penyelesaian dilakukan secara kekeluargaan.
“Untuk kejadian ini, kedua belah pihak sepakat diselesaikan secara kekeluargaan,” pungkas Aipda Aries.
Insiden ini kembali menjadi pengingat bahwa Jalur Gumitir yang berkelok dan padat kendaraan berat menuntut kewaspadaan ekstra, terutama menjaga jarak aman antar kendaraan besar. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin