Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Apes! Baru Masuk Kamar, Warga Banyuwangi Kaget Emas dan Uang Rp 1,7 Juta Hilang

Salis Ali Muhyidin • Kamis, 18 Juni 2026 | 04:00 WIB
Polisi melakukan olah TKP pencurian di Dusun Wadung Kamidin, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. (Budi Hermawan for Radar Banyuwangi)
Polisi melakukan olah TKP pencurian di Dusun Wadung Kamidin, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. (Budi Hermawan for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Aksi pencurian kembali meresahkan warga Banyuwangi. Kali ini, rumah milik Mahatir, 35, warga Dusun Wadung Kamidin, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur, menjadi sasaran maling saat kondisi rumah diduga sedang lengang pada Selasa sore (16/6).

Korban harus menanggung kerugian cukup besar. Sejumlah perhiasan emas dengan total berat 14 gram serta uang tunai Rp 1,7 juta raib digondol pelaku. Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan menyelidiki modus yang digunakan untuk masuk ke rumah tanpa meninggalkan kerusakan berarti.

Peristiwa itu pertama kali diketahui korban saat memasuki kamar utama rumahnya. Mahatir dibuat terkejut karena lemari pakaian yang biasa digunakan menyimpan barang berharga sudah dalam kondisi berantakan.

Curiga telah terjadi sesuatu, ia segera memeriksa tempat penyimpanan perhiasan dan uang tunai. Benar saja, sejumlah barang berharganya sudah tidak berada di tempat semula.

Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan membenarkan adanya laporan tindak pidana pencurian tersebut. Berdasarkan laporan korban, pelaku membawa kabur dua gelang emas dengan total berat 11 gram, satu cincin emas seberat tiga gram, serta uang tunai Rp 1,7 juta.

“Selain itu uang tunai sebesar Rp 1,7 juta juga hilang dicuri,” ujarnya kemarin (17/6).

Korban yang syok setelah mengetahui harta bendanya hilang langsung melapor ke Mapolsek Glenmore. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Benar, korban sudah melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. Anggota kami juga sudah langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah TKP,” kata Budi.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan fakta yang cukup mengejutkan. Tidak ada tanda-tanda kerusakan pada pintu maupun jendela rumah. Kondisi tersebut membuat penyidik harus bekerja ekstra untuk mengungkap bagaimana pelaku bisa masuk dan menguras isi lemari korban.

Petugas juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk korban. Saat ini, penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap identitas pelaku sekaligus pola aksinya.

“Kasus ini dalam proses penyelidikan intensif. Kami sedang memburu pelaku dan mengoptimalkan segala petunjuk yang ada di lapangan,” tegas Kapolsek.

Budi menambahkan, hingga kini tidak ditemukan hal mencurigakan lain selain kondisi kamar yang acak-acakan. Polisi masih mendalami kemungkinan pelaku merupakan orang yang mengetahui kondisi rumah korban atau menggunakan cara tertentu untuk masuk tanpa merusak akses rumah.

“Masih kami selidiki, karena tidak ada bukti kerusakan. Saat ini kami sudah memeriksa keterangan korban,” pungkasnya.

Kasus pencurian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada dalam menyimpan barang berharga di rumah. Polisi juga mengimbau warga segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar agar tindak kejahatan dapat dicegah sedini mungkin. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#pencurian Glenmore #emas hilang #rumah dibobol #Polsek Glenmore #banyuwangi