Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tikungan Mbah Singo Kembali Minta Tumbal, Truk Semen Masuk Selokan, Jember-Banyuwangi sempat Lumph

Ali Sodiqin • Minggu, 14 Juni 2026 | 23:04 WIB
BIANG MACET: Truk muatan semen terperosok di sekitar Tikungan Mbah Singo Jalan Raya Gunung Gumitir, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Minggu (14/6). (Wiji for Radar Banyuwangi)
BIANG MACET: Truk muatan semen terperosok di sekitar Tikungan Mbah Singo Jalan Raya Gunung Gumitir, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru, Minggu (14/6). (Wiji for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Arus lalu lintas di jalur poros Banyuwangi-Jember melalui kawasan Gunung Gumitir kembali mengalami gangguan serius pada Minggu (14/6). Sebuah truk bermuatan semen terperosok ke selokan di sekitar Tikungan Mbah Singo sekitar pukul 11.00 WIB, sehingga memicu antrean kendaraan panjang dari dua arah.

Hingga pukul 14.00 WIB, proses evakuasi kendaraan berbobot besar tersebut masih berlangsung dan belum menunjukkan tanda-tanda selesai. Kondisi itu membuat petugas kepolisian bersama relawan setempat terpaksa menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas secara bergantian.

Insiden terjadi di salah satu titik yang dikenal sebagai kawasan rawan di jalur Gumitir. Tikungan tajam, jalan sempit, serta kontur tebing dan jurang di sekitar lokasi membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintas.

Berdasarkan informasi di lapangan, truk yang mengangkut semen diduga kehilangan keseimbangan setelah terlalu menepi. Akibatnya, roda kiri kendaraan masuk ke selokan di sisi jalan hingga posisi truk miring dan sulit dievakuasi.

“Bobot muatan semen cukup berat, proses evakuasi tidak bisa dilakukan dengan sekali tarik,” ujar relawan Gumitir, Wiji Haryanto.

Menurutnya, proses penyelamatan kendaraan membutuhkan penanganan khusus karena kondisi muatan yang masih penuh. Selain posisi kendaraan yang tidak stabil, beban berat menjadi kendala utama dalam upaya pengangkatan truk dari selokan.

Untuk mempercepat proses evakuasi, petugas di lapangan melakukan pemindahan sebagian muatan semen ke kendaraan lain. Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi beban truk sehingga proses penarikan menjadi lebih mudah.

“Evakuasi memang membutuhkan waktu cukup lama karena posisi truk yang miring dan muatannya penuh. Saat ini petugas di lapangan masih berfokus memindahkan muatan semen ke truk lain agar beban kendaraan berkurang,” jelas Wiji.

Penerapan sistem buka-tutup menjadi solusi sementara untuk menjaga arus lalu lintas tetap bergerak. Kendaraan dari arah Banyuwangi maupun Jember harus bergantian melintas sesuai arahan petugas yang berjaga di lokasi.

Meski demikian, antrean kendaraan tetap tidak terhindarkan. Bus antarkota, truk logistik, hingga kendaraan pribadi harus mengurangi kecepatan dan menunggu giliran untuk melewati titik penyempitan jalan.

Kondisi tersebut berpotensi semakin parah menjelang sore hari ketika volume kendaraan biasanya meningkat. Terlebih, jalur Gumitir merupakan salah satu akses utama distribusi barang dan mobilitas masyarakat yang menghubungkan Banyuwangi dengan wilayah Jember dan sekitarnya.

Kanitlantas Polsek Kalibaru Aipda Aries Prasetyanto mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas serta menjaga ketertiban selama antrean berlangsung.

“Semakin sore bisa berpotensi macet, kami harap pengguna jalan mengikuti arahan petugas,” katanya.

Aries juga meminta pengendara tidak memaksakan diri mengambil jalur berlawanan karena berpotensi mengunci arus lalu lintas dari kedua arah dan memperparah kemacetan.

Selain itu, pengemudi kendaraan besar maupun kendaraan pribadi diimbau memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melintasi jalur Gumitir yang dikenal memiliki tanjakan, turunan, dan tikungan ekstrem.

“Harap pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem pengereman dan kopling mengingat adanya potensi berhenti di tanjakan atau turunan,” tegasnya.

Hingga Minggu (14/6) sore, petugas masih berupaya menuntaskan proses evakuasi agar arus lalu lintas di jalur Gumitir dapat kembali normal. Pengguna jalan yang hendak melintas dari arah Banyuwangi menuju Jember maupun sebaliknya disarankan menyiapkan waktu perjalanan lebih panjang dan mengikuti informasi terbaru dari petugas di lapangan. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Banyuwangi Jember #Jalur Gumitir #truk semen #tikungan mbah singo #buka tutup