Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Truk Tebu Terguling di Gumitir, Jalur Banyuwangi–Jember Lumpuh 8 Jam

Salis Ali Muhyidin • Jumat, 12 Juni 2026 | 03:00 WIB
BIANG MACET: Truk bernomor polisi P 8335 UR sarat muatan tebu terguling di badan jalan di Gunung Gumitir, Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru. (WIJI for Radar Banyuwangi)
BIANG MACET: Truk bernomor polisi P 8335 UR sarat muatan tebu terguling di badan jalan di Gunung Gumitir, Dusun Barurejo, Desa Kalibarumanis, Kecamatan Kalibaru. (WIJI for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Arus utama penghubung Banyuwangi–Jember di kawasan Gunung Gumitir mendadak lumpuh total setelah sebuah truk bermuatan tebu terguling dan menutup seluruh badan jalan, Rabu malam (10/6) hingga Kamis dini hari (11/6). Insiden ini menyebabkan kemacetan panjang hingga delapan jam di jalur nasional yang dikenal ekstrem karena tanjakan dan tikungannya.

Peristiwa terjadi di sebelah timur Cafe Gumitir sekitar pukul 20.50 WIB. Truk bernomor polisi P 8335 UR yang membawa muatan penuh tebu dari arah timur menuju Jember diduga kehilangan kendali saat melintasi titik jalan menanjak dan menikung tajam.

Relawan setempat, Wiji Haryanto, mengatakan truk sempat oleng sebelum akhirnya terguling ke sisi kanan jalan. Kondisi jalan yang minim penerangan serta beban muatan yang berlebih diduga menjadi pemicu utama insiden tersebut.

“Kecejadiannya sekitar pukul 20.50. Truk sempat mundur beberapa meter sebelum akhirnya oleng dan terguling,” ujar Wiji.

Situasi semakin parah ketika ribuan batang tebu tumpah ke seluruh badan jalan. Material muatan yang berserakan membuat akses lalu lintas dari dua arah langsung terkunci total. Jalur vital tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Untung tidak ada kendaraan lain yang melintas di sisi kanan saat kejadian,” tambah Wiji.

Kemacetan panjang tak terhindarkan. Antrean kendaraan mengular hingga beberapa kilometer, baik dari arah Banyuwangi maupun Jember. Sejumlah pengendara terpaksa menunggu berjam-jam di tengah malam akibat jalur yang tertutup total.

Proses evakuasi berlangsung dramatis. Petugas kepolisian bersama warga sekitar bahu-membahu memindahkan tumpukan tebu yang berserakan di badan jalan. Setelah sebagian jalur dibuka, upaya derek terhadap truk dilakukan untuk mengevakuasi kendaraan yang terguling.

Sekitar pukul 04.50 WIB, atau hampir delapan jam setelah kejadian, jalur Gumitir akhirnya kembali normal dan bisa dilalui kendaraan secara bertahap.

Insiden ini kembali menyoroti risiko tinggi jalur Gunung Gumitir yang kerap menjadi titik rawan kecelakaan, terutama bagi kendaraan berat bermuatan besar yang melintas di medan menanjak, menikung, dan minim penerangan. Pemeriksaan dan kewaspadaan ekstra kembali menjadi sorotan di jalur penghubung vital antar kabupaten tersebut. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Banyuwangi Jember #kecelakaan truk #jalur nasional #truk tebu #Gumitir Macet