Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jari Membengkak dan Meradang, Damkar Banyuwangi Potong Cincin Nenek 76 Tahun

Salis Ali Muhyidin • Rabu, 10 Juni 2026 | 23:00 WIB
Petugas Damkramat Sektor Genteng memotong cincin logam di jari Sani, Warga Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Rabu (10/6). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
Petugas Damkramat Sektor Genteng memotong cincin logam di jari Sani, Warga Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Rabu (10/6). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Sebuah cincin emas yang selama bertahun-tahun menghiasi jari manis tangan kiri nenek Sani, 76, akhirnya harus dipotong petugas penyelamat. Keputusan itu diambil setelah perhiasan tersebut justru menjadi ancaman bagi kesehatan sang lansia karena menghambat aliran darah hingga menyebabkan jari membengkak dan meradang.

Peristiwa yang terjadi di Dusun Sumbergondo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Rabu (11/6), itu sempat membuat keluarga panik. Kondisi jari nenek Sani terus memburuk. Kulit di sekitar cincin tampak memerah, membengkak, dan menunjukkan tanda-tanda peradangan akibat tekanan logam yang sudah terlalu lama melekat di jarinya.

Khawatir terjadi komplikasi yang lebih serius, keluarga akhirnya meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi Sektor Genteng untuk melakukan evakuasi.

Laporan tersebut langsung direspons petugas. Tim penyelamat segera mendatangi rumah korban dan melakukan pemeriksaan awal sebelum memutuskan proses pemotongan cincin sebagai langkah paling aman.

Salah satu petugas Damkarmat Sektor Genteng, Irfan Muhlisin, menjelaskan bahwa kondisi cincin sudah sangat menjepit sehingga berpotensi mengganggu sirkulasi darah pada jari korban.

“Kondisi cincinnya sudah sangat menjepit karena dipakai selama bertahun-tahun tanpa pernah dilepas. Akibatnya aliran darah tersumbat dan jarinya membengkak,” ujarnya.

Meski terlihat sederhana, proses pelepasan cincin pada jari lansia bukan pekerjaan mudah. Apalagi kondisi jari yang sudah membengkak membuat ruang antara cincin dan kulit hampir tidak tersedia. Kesalahan kecil saat pemotongan bisa menyebabkan luka pada korban.

Petugas kemudian menggunakan mini grinder khusus penyelamatan untuk memotong cincin tersebut. Sebelum alat dinyalakan, tim terlebih dahulu menyisipkan pelat logam tipis di bawah cincin guna melindungi kulit dari gesekan mata pemotong.

Selain itu, air dingin terus dialirkan selama proses berlangsung untuk mengurangi panas yang timbul akibat gesekan mesin dengan logam cincin.

“Kami harus sangat berhati-hati saat melakukan pemotongan. Fokus utama kami adalah kenyamanan dan keselamatan sang nenek,” kata Irfan.

Suasana yang semula penuh ketegangan perlahan berubah lega setelah proses penyelamatan berlangsung sekitar 20 menit. Cincin emas yang selama bertahun-tahun tidak pernah dilepas akhirnya berhasil dipotong dan dibuka menggunakan tang khusus.

Setelah kedua ujung cincin diregangkan, perhiasan tersebut berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan luka tambahan pada jari korban.

Keberhasilan evakuasi itu disambut lega oleh keluarga yang sejak awal khawatir pembengkakan semakin parah apabila cincin tidak segera dilepas.

Menurut Irfan, kasus cincin menjepit jari cukup sering terjadi, terutama pada lansia atau orang yang mengalami perubahan ukuran tubuh. Karena itu masyarakat diminta lebih memperhatikan kondisi perhiasan yang dikenakan dalam jangka waktu lama.

“Kami menyarankan agar perhiasan seperti cincin segera dilepas jika berat badan mulai bertambah atau jari mulai terasa ketat,” imbaunya.

Peristiwa yang dialami nenek Sani menjadi pengingat bahwa benda kecil seperti cincin pun dapat memicu masalah kesehatan serius apabila dibiarkan terlalu lama menjepit anggota tubuh. Beruntung, tindakan cepat keluarga dan ketelitian petugas Damkarmat berhasil mencegah risiko yang lebih besar pada jari sang nenek. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#potong cincin #jari bengkak #evakuasi cincin #Damkar Banyuwangi #glenmore