Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Misteri Kematian Warga Singojuruh di Gudang Rogojampi, Keluarga Tolak Otopsi

Zamrozi Wahyu • Rabu, 10 Juni 2026 | 08:00 WIB
Anggota Polsek Rogojampi bersama tim medis melakukan pemeriksaan pada jenazah pria yang diduga kuat mengakhiri hidupnya sendiri sekitar pukul 18.30 Senin (8/6). (Ocky for Radar Banyuwangi)
Anggota Polsek Rogojampi bersama tim medis melakukan pemeriksaan pada jenazah pria yang diduga kuat mengakhiri hidupnya sendiri sekitar pukul 18.30 Senin (8/6). (Ocky for Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Warga Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di sebuah gudang pada Senin malam (9/6). Korban diketahui berinisial RH, 42, warga Kecamatan Singojuruh. Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan latar belakang peristiwa tersebut.

Peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 18.30. Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, sebelum ditemukan meninggal dunia korban sempat berada di rumah seorang warga berinisial SP yang kemudian menjadi saksi dalam kasus tersebut.

Kapolsek Rogojampi Kompol Imron melalui Kanit Reskrim Ipda Ocky Prasetyo menjelaskan, korban sempat berpamitan meninggalkan rumah saksi. Namun setelah cukup lama berlalu, korban tidak kembali sehingga menimbulkan kecurigaan.

“Korban aslinya juga orang Pengatigan atau sekitar lokasi kejadian,” ujarnya, Selasa (10/6).

Karena korban tidak kunjung kembali, saksi bersama ketua RT setempat berinisiatif melakukan pencarian. Dalam pencarian tersebut, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia di gudang milik saksi.

“Saksi menunggu korban yang tak kunjung kembali sekitar satu jam. Saksi kemudian mencari korban dan ditemukan sudah meninggal dunia,” kata Ocky.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian bersama tim medis dari Puskesmas Gitik mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan luar, petugas tidak menemukan indikasi yang mengarah pada keterlibatan pihak lain.

Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan tetap dilakukan guna memperoleh gambaran utuh mengenai penyebab dan latar belakang kejadian tersebut.

“Motif dugaan bunuh diri masih kita dalami,” ujar Ocky.

Menurut dia, untuk mengetahui penyebab kematian secara lebih rinci sebenarnya diperlukan pemeriksaan lanjutan melalui otopsi. Namun, pihak keluarga menyatakan menolak proses tersebut dan menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah.

“Namun keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan menerima peristiwa ini sebagai musibah,” pungkasnya.

Kepolisian memastikan seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut masih dalam proses pendalaman. Petugas juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk melengkapi penyelidikan dan memastikan tidak ada fakta yang terlewat dalam penanganan kasus itu. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#polisi Banyuwangi #Warga Singojuruh #Penyelidikan kematian #rogojampi #Desa Pengatigan