RADARBANYUWANGI.ID – Seekor kucing yang terjebak di dasar sumur berhasil diselamatkan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Sektor Srono dengan cara yang tidak biasa. Alih-alih turun ke dalam sumur yang berisiko, petugas memilih menggunakan umpan ikan untuk memancing hewan tersebut masuk ke dalam keranjang evakuasi.
Metode sederhana namun efektif itu membuat proses penyelamatan berlangsung cepat. Hanya dalam waktu sekitar 20 menit, kucing berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat tanpa perlu ada petugas yang turun ke dasar sumur.
Petugas Damkarmat Srono, Heri Siswanto, mengatakan peristiwa itu bermula dari laporan warga bernama Nurul Hofifah, 19, yang masuk ke pusat layanan Damkarmat sekitar pukul 09.44.
Pemilik rumah melaporkan ada seekor kucing yang terjatuh ke dalam sumur di lingkungan rumahnya dan tidak mampu keluar sendiri.
“Kejadian ini enam hari lalu, tepatnya Selasa (2/6),” ujar Heri kemarin (7/6).
Dipancing dengan Ikan
Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan menentukan metode evakuasi yang paling aman.
Karena kondisi sumur dinilai cukup berisiko jika harus dimasuki petugas, tim memilih menggunakan teknik pemancingan dengan makanan.
Sebuah wadah atau keranjang diturunkan ke dalam sumur. Di dalamnya telah diletakkan ikan sebagai umpan untuk menarik perhatian kucing yang terjebak.
Strategi tersebut ternyata berhasil. Kucing yang diduga dalam kondisi lapar langsung mendekati wadah dan masuk ke dalam keranjang.
“Sesampainya di lokasi, petugas menggunakan metode memancing dengan menurunkan wadah yang sudah diberi pakan berupa ikan. Langkah ini berhasil menarik perhatian kucing yang kemudian masuk ke dalam wadah dan berhasil dievakuasi,” jelas Heri.
Hanya Butuh 20 Menit
Proses evakuasi berlangsung relatif singkat. Mulai dari persiapan alat hingga pengangkatan kucing ke permukaan, seluruh rangkaian penyelamatan selesai dalam waktu sekitar 20 menit.
Keberhasilan tersebut menjadi contoh bahwa operasi penyelamatan hewan tidak selalu membutuhkan peralatan rumit. Dalam kondisi tertentu, pendekatan yang tepat justru menjadi faktor utama keberhasilan.
“Sekitar 20 menit penanganan, mulai dari penyiapan alat evakuasi, kucing dapat dievakuasi dengan selamat dan aman,” katanya.
Damkar Kini Tak Hanya Padamkan Api
Peristiwa ini menambah daftar panjang tugas penyelamatan yang ditangani Damkarmat Banyuwangi. Selain menangani kebakaran, petugas juga kerap menerima laporan evakuasi hewan yang terjebak di berbagai lokasi, mulai atap rumah, saluran air, hingga sumur.
Menurut Heri, peran pemadam kebakaran saat ini semakin luas karena masyarakat sering meminta bantuan dalam berbagai situasi darurat yang membutuhkan keterampilan penyelamatan.
Warga Diminta Waspada
Damkarmat mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi lingkungan sekitar rumah, terutama keberadaan sumur maupun lubang terbuka yang berpotensi menjadi jebakan bagi hewan peliharaan maupun satwa liar.
Penutup sumur yang aman dinilai menjadi langkah sederhana namun penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
“Jika terjadi kondisi darurat atau membutuhkan bantuan penyelamatan, masyarakat bisa menghubungi petugas,” pungkas Heri.
Bagi seekor kucing, aroma ikan mungkin hanya berarti makanan. Namun bagi petugas Damkarmat Srono, umpan sederhana itu menjadi kunci sukses menyelamatkan satu nyawa dari dasar sumur. (why)
Editor : Ali Sodiqin