RADARBANYUWANGI.ID – Kabar duka datang dari dunia perkeretaapian nasional. Slamet Suradio, sosok yang dikenal sebagai masinis dalam peristiwa Tragedi Bintaro 1, dikabarkan meninggal dunia.
Informasi tersebut beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial pada Rabu (3/6/2026). Dalam unggahan itu, sejumlah rekan dan komunitas pecinta kereta api menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya almarhum.
Salah satu akun, @alvanza.id, yang mengabarkan berita duka tersebut menyebutkan bahwa Slamet Suradio telah berpulang dan mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala kesalahannya, serta diterima amal ibadahnya.
Unggahan yang sama juga menyertakan foto saat sejumlah rekan berkunjung ke kediaman Slamet Suradio sekitar satu bulan lalu. Dalam foto tersebut tampak almarhum duduk di dalam rumah saat menerima kunjungan.
Kabar wafatnya Slamet Suradio turut mengundang respons dari banyak warganet. Sejumlah komentar berisi ungkapan duka dan doa mengalir sebagai bentuk penghormatan kepada sosok yang namanya lekat dengan salah satu peristiwa penting dalam sejarah perkeretaapian Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Tragedi Bintaro 1 merupakan kecelakaan kereta api yang terjadi pada 19 Oktober 1987 di kawasan Bintaro, Jakarta. Peristiwa tersebut menjadi salah satu kecelakaan kereta api paling dikenang dalam sejarah transportasi nasional.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat informasi lebih lanjut yang disampaikan pihak keluarga terkait prosesi pemakaman maupun keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya almarhum.
Keluarga besar pecinta kereta api dan masyarakat yang mengenal almarhum pun turut menyampaikan doa agar Slamet Suradio mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
Editor : Lugas Rumpakaadi