Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Truk Bermuatan Pasir Terguling di Rogojampi Banyuwangi, As Roda Diduga Patah, Lalu Lintas Sempat Tersendat

Zamrozi Wahyu • Minggu, 31 Mei 2026 | 23:15 WIB
ATUR LALULINTAS: Anggota Polsek Rogojampi sedang melakukan olah TKP pada kejadian Truk Terguling di Jalan Raya Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, MInggu (31/5). (Gatot for Radar Banyuwangi)
ATUR LALULINTAS: Anggota Polsek Rogojampi sedang melakukan olah TKP pada kejadian Truk Terguling di Jalan Raya Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, MInggu (31/5). (Gatot for Radar Banyuwangi)

Muatan Pasir Tumpah ke Jalan, Proses Evakuasi Berlangsung Hampir Empat Jam

RADARBANYUWANGI.ID – Arus lalu lintas di Jalan Raya Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, sempat lumpuh sebagian setelah sebuah truk bermuatan pasir terguling di badan jalan, Minggu (31/5). Kendaraan berat tersebut diduga mengalami kerusakan pada bagian as roda belakang kanan hingga akhirnya kehilangan keseimbangan dan roboh ke sisi jalan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tunggal itu sempat memicu kemacetan karena badan truk menutup sebagian jalur utama yang menghubungkan wilayah selatan dan pusat Banyuwangi. Petugas terpaksa memberlakukan sistem buka tutup selama proses evakuasi berlangsung.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar pukul 11.30 di depan gudang beras Sri Rezeki, Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi.

Kanit Lantas Polsek Rogojampi Ipda Gatot Dri Handoko menjelaskan, kecelakaan bermula ketika truk warna putih bernomor polisi DK 8513 WA melaju dari arah selatan menuju utara dengan membawa muatan pasir.

Kendaraan tersebut dikemudikan Uun Nuha Rohman, 44, warga Desa Bomo, Kecamatan Blimbingsari.

“Truk itu melaju dari arah selatan,” ujar Ipda Gatot.

Saat mendekati lokasi kejadian, bagian as roda belakang kanan kendaraan diduga mengalami kerusakan hingga patah. Kondisi tersebut membuat truk tidak lagi mampu menjaga keseimbangan.

Dalam hitungan detik, kendaraan berat itu kemudian terguling ke sisi kanan jalan dan menutup sebagian badan jalan raya.

“Sesampai di TKP, tepatnya di depan gudang beras Sri Rezeki, as belakang kanan roda patah sehingga kendaraan terguling ke kanan dan menutupi setengah jalan raya bagian timur,” jelasnya.

Tidak hanya badan truk yang menutupi jalan, muatan pasir yang dibawa kendaraan tersebut juga tumpah ke permukaan aspal. Material pasir berserakan di sekitar lokasi kejadian sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan yang melintas.

Akibatnya, arus lalu lintas dari dua arah sempat mengalami perlambatan. Petugas kepolisian bersama warga dan pengguna jalan harus mengatur kendaraan secara bergantian agar antrean tidak semakin panjang.

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun korban luka serius. Sopir truk berhasil selamat meski kendaraannya mengalami kerusakan akibat terguling.

“Korban jiwa nihil,” tegas Ipda Gatot.

Petugas kemudian melakukan penanganan dengan mengamankan lokasi kejadian sekaligus mengatur arus kendaraan. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena selain harus memindahkan kendaraan, petugas juga membersihkan material pasir yang memenuhi badan jalan.

Sejumlah kendaraan besar yang melintas sempat tertahan selama proses penanganan berlangsung. Sistem buka tutup diterapkan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus menghindari risiko kecelakaan lanjutan.

Setelah proses evakuasi selesai, kondisi lalu lintas berangsur normal pada sore hari.

“Selama proses evakuasi sempat menghambat jalan raya, namun sekitar pukul 15.00 kondisi jalan sudah kembali normal,” kata Gatot.

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan pendataan terkait kerugian material yang ditimbulkan akibat kecelakaan tunggal tersebut.

“Untuk kerugian material masih dalam penyelidikan,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para pengemudi kendaraan angkutan barang untuk rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi, terutama komponen vital seperti roda, as, sistem pengereman, dan suspensi. Kerusakan teknis pada kendaraan berat dapat berpotensi menimbulkan kecelakaan yang membahayakan pengguna jalan lain apabila tidak terdeteksi sejak dini. (why)

Editor : Ali Sodiqin
#truk terguling Rogojampi #Jalan Raya Gladag #truk pasir terguling #laka tunggal Rogojampi #kecelakaan truk Banyuwangi