Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lansia Asal Jember Ditipu Ojek Bodong di Terminal Jajag Banyuwangi, Rugi Rp 400 Ribu

Zamrozi Wahyu • Jumat, 29 Mei 2026 | 17:30 WIB
TERTIPU: Staf Trantib Kecamatan Gambiran membantu lansia yang tertipu oknum ojek di Dusun Kampungbaru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Rabu malam (27/5). (Suyanto for Radar Banyuwangi)
TERTIPU: Staf Trantib Kecamatan Gambiran membantu lansia yang tertipu oknum ojek di Dusun Kampungbaru, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, Rabu malam (27/5). (Suyanto for Radar Banyuwangi)

Modus Antar ke Bangorejo, Lansia Perempuan Diputar-putar hingga Kehabisan Uang di Banyuwangi

RADARBANYUWANGI.ID – Nasib malang menimpa seorang perempuan lanjut usia (lansia) asal Jember saat berada di kawasan Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi. Perempuan berinisial S, 60, warga Talangsari, Kelurahan Kaliwates, Jember, mengaku menjadi korban penipuan oleh oknum yang mengaku sebagai tukang ojek hingga mengalami kerugian Rp 400 ribu.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam (27/5) saat korban datang ke Banyuwangi untuk menemui keluarganya yang tinggal di Desa/Kecamatan Bangorejo.

Alih-alih diantar menuju rumah keluarganya, korban justru dibawa berkeliling wilayah Desa Jajag hingga akhirnya diturunkan di Dusun Kampungbaru dan diminta membayar ongkos dalam jumlah besar.

Staf Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Kecamatan Gambiran, Itnur Suyanto, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban akhirnya berhasil dipertemukan dengan keluarganya setelah meminta bantuan kepada warga sekitar.

“Korban sudah kami antar langsung ke keluarganya di Desa/Kecamatan Bangorejo pada Rabu malam,” katanya.

Itnur menjelaskan, pihaknya awalnya menerima laporan dari warga terkait seorang lansia yang tampak kebingungan dan meminta bantuan untuk diantar ke rumah keluarganya.

Setelah didatangi petugas, korban mengaku baru turun dari bus jurusan Jember–Banyuwangi di Terminal Jajag. Saat itu, ia dihampiri seseorang yang menawarkan jasa ojek untuk mengantarnya menuju Bangorejo.

Karena tidak mengetahui arah lokasi tujuan, korban kemudian mengikuti ajakan tersebut. Namun bukannya langsung diantar ke rumah keluarganya, korban justru dibawa berputar-putar di sekitar wilayah Desa Jajag.

“Korban mengaku dibawa keliling hingga akhirnya berhenti di Dusun Kampungbaru,” ujar Itnur.

Setelah perjalanan tersebut, oknum yang mengaku sebagai tukang ojek itu meminta bayaran sebesar Rp 400 ribu kepada korban. Karena ketakutan dan tidak memahami situasi, korban akhirnya menyerahkan seluruh uang yang dibawanya.

“Karena uang yang dipegang sudah habis, korban kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar,” jelasnya.

Sekitar pukul 21.00, warga yang mengetahui kondisi korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada petugas Trantibum Kecamatan Gambiran. Petugas selanjutnya datang ke lokasi untuk membantu korban.

Setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga, sekitar pukul 22.00 korban akhirnya diantarkan menuju rumah keluarganya di Desa/Kecamatan Bangorejo dalam kondisi selamat.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga sekitar karena korban merupakan seorang lansia yang datang seorang diri dan tidak memahami wilayah Banyuwangi.

Itnur mengimbau masyarakat, khususnya pendatang yang berada di area publik seperti terminal, stasiun, maupun tempat keramaian lainnya agar lebih berhati-hati terhadap orang tidak dikenal yang menawarkan jasa secara tiba-tiba.

“Kami mengimbau warga untuk lebih jeli ketika berada di tempat umum seperti terminal dan sekitarnya. Sebab, kejahatan bisa terjadi bukan hanya karena niat, tetapi juga karena adanya kesempatan,” imbaunya.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor kepada petugas jika menemukan orang yang dicurigai melakukan praktik penipuan di kawasan terminal maupun tempat umum lainnya.

Kasus tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, terutama bagi lansia dan pendatang yang bepergian seorang diri agar tidak mudah percaya kepada orang yang belum dikenal. (why/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#penipuan ojek bodong #Terminal Jajag Banyuwangi #lansia ditipu #Banyuwangi kriminal #Kecamatan Gambiran