RADARBANYUWANGI.ID – Peristiwa tragis mewarnai persiapan Idul Adha di kawasan padat penduduk Kampung Arab, Banjarmasin Tengah. Seorang pria paruh baya dilaporkan meninggal dunia setelah diduga diseruduk seekor sapi kurban yang lepas dari ikatan dan mengamuk di tengah permukiman warga, Selasa sore (26/5).
Korban diketahui bernama Zulfikar alias Opek, 53. Insiden yang terjadi di Jalan Antasan Kecil Barat Gang Ibu itu sontak menggegerkan warga sekitar. Apalagi, detik-detik kejadian terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga dan videonya cepat beredar di kalangan relawan emergency.
Rekaman tersebut memperlihatkan suasana mencekam saat seekor sapi berlari liar di area permukiman.
Dalam tayangan itu, tampak dua orang pria berusaha mengejar sapi yang diduga lepas dari kendali.
Di tengah situasi panik tersebut, korban diduga berada di jalur lintasan hewan tersebut.
Beberapa detik kemudian, sapi terlihat menyeruduk tubuh korban hingga terpental dan terjatuh ke jalan.
Korban langsung terkapar dan tidak sadarkan diri.
Salah satu pria yang sebelumnya mengejar sapi sempat menghampiri korban untuk memeriksa kondisi korban sebelum kembali melanjutkan pengejaran terhadap hewan tersebut.
Peristiwa itu memicu kepanikan warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi.
Sejumlah warga kemudian berupaya memberikan pertolongan pertama sebelum korban dibawa ke rumah sakit.
Namun nyawa Zulfikar tidak berhasil diselamatkan.
Salah seorang warga setempat, Fikri, mengatakan korban sempat mendapatkan penanganan medis.
Namun informasi yang diterima warga menyebut korban meninggal dunia setelah waktu Magrib.
"Korban sempat dibawa ke rumah sakit, tetapi informasi yang kami terima meninggal dunia setelah Magrib," ujarnya.
Penyebab Sapi Lepas Masih Misterius
Hingga Selasa malam, penyebab sapi bisa terlepas dan mengamuk di kawasan padat penduduk tersebut masih belum diketahui secara pasti.
Belum ada penjelasan rinci mengenai bagaimana awal mula hewan kurban tersebut bisa lolos dari pengawasan hingga masuk ke area permukiman warga.
Insiden ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur pengamanan hewan kurban, terutama di lingkungan padat penduduk menjelang Hari Raya Idul Adha.
Warga menyebut kawasan tempat kejadian memang memiliki aktivitas cukup padat pada sore hari sehingga situasi menjadi sulit dikendalikan ketika sapi berlari liar.
Polisi Masih Tunggu Keterangan Lengkap
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait kejadian tersebut belum menghasilkan keterangan resmi.
Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang masih mengumpulkan informasi tambahan mengenai kronologi kejadian.
Termasuk menelusuri kepemilikan sapi dan pihak yang bertanggung jawab terhadap hewan tersebut.
Upaya konfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah, Raihan Fakhri Primavinsyah, juga belum memperoleh tanggapan.
Polisi disebut masih menunggu hasil pendalaman dan keterangan dari sejumlah pihak sebelum memberikan penjelasan resmi.
Insiden tragis ini menambah daftar peristiwa kecelakaan yang melibatkan hewan kurban menjelang Idul Adha. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya prosedur pengamanan saat proses pemindahan dan penanganan hewan berukuran besar dilakukan di kawasan permukiman padat. (*)
Editor : Ali Sodiqin