RADARBANYUWANGI.ID – Suasana di halaman Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya mendadak berubah tegang, Selasa (26/5). Seekor sapi kurban jumbo sumbangan Presiden RI mendadak mengamuk sesaat setelah diturunkan dari truk pengangkut. Dalam hitungan detik, hewan berbobot 1,1 ton itu berlari liar hingga menyeruduk seorang bocah dan kakeknya yang berada di sekitar lokasi.
Insiden tak terduga itu sontak membuat warga panik. Sejumlah orang yang sejak pagi datang untuk melihat langsung sapi kurban berukuran raksasa tersebut langsung berhamburan menyelamatkan diri.
Beruntung, dua korban yang terseruduk hanya mengalami luka ringan dan lecet. Meski demikian, peristiwa itu sempat memicu kepanikan di sekitar area masjid.
Sapi kurban jenis Peranakan Ongole (PO) tersebut merupakan bantuan Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk Idul Adha tahun ini.
Dengan bobot mencapai 1,1 ton, sapi tersebut menjadi salah satu hewan kurban paling mencuri perhatian di lingkungan Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya.
Sejak pagi, masyarakat terutama anak-anak terlihat memadati area masjid untuk menyaksikan langsung ukuran sapi yang tidak biasa tersebut.
Namun situasi berubah ketika proses penurunan hewan dari atas truk dimulai.
Menurut keterangan di lokasi, sejak masih berada di bak kendaraan, sapi sudah menunjukkan gelagat sulit dikendalikan.
Saat petugas berupaya menurunkan hewan tersebut, sapi semakin memberontak.
Kuatnya tenaga hewan berbobot lebih dari satu ton itu membuat petugas kesulitan mengendalikan gerakannya.
Salah satu tali pengaman bahkan dilaporkan sempat terlepas akibat tarikan kuat sapi.
Dalam kondisi lepas kendali, sapi kemudian berlari ke arah kerumunan warga.
Seorang warga bernama Suwanto mengaku sempat panik ketika melihat hewan tersebut bergerak ke arah kerumunan.
Ia yang saat itu sedang berada di lokasi bersama cucunya langsung berusaha menghindar.
"Ya kaget, saya langsung lari ketika sapi mendekat. Untung ada petugas. Ya cuma lecet-lecet saja, tidak sampai parah," ujarnya.
Petugas Sempat Kewalahan Menenangkan Sapi Jumbo
Setelah sempat mengamuk dan membuat warga panik, petugas bersama pendamping sapi berupaya mengendalikan situasi.
Beberapa orang terlihat berusaha mengarahkan pergerakan hewan agar tidak semakin liar.
Setelah beberapa saat, sapi akhirnya berhasil ditenangkan dan diamankan menuju kandang yang telah disiapkan panitia kurban.
Humas Masjid Al-Akbar Surabaya, Helmy M Noor, menjelaskan sapi bantuan Presiden tersebut memiliki ukuran tubuh yang jauh di atas rata-rata.
Menurutnya, sapi berusia sekitar enam tahun itu memiliki tinggi sekitar 155,5 sentimeter dengan panjang tubuh mencapai 174 sentimeter.
“Tinggi badannya mencapai 155,5 sentimeter dan panjang tubuhnya sekitar 174 sentimeter,” ujarnya.
Helmy menambahkan sapi tersebut didatangkan dari peternak asal Desa Bluri, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.
Masjid Al-Akbar Terima Puluhan Hewan Kurban
Selain bantuan Presiden, Masjid Al-Akbar tahun ini juga menerima hewan kurban dari Khofifah Indar Parawansa serta Emil Dardak.
Menjelang Idul Adha, panitia mencatat jumlah hewan kurban yang masuk terus bertambah.
Saat ini lebih dari 30 ekor kambing dan sekitar 20 ekor sapi telah diterima untuk disembelih.
Helmy memastikan sapi bantuan Presiden bersama hewan kurban dari gubernur dan wakil gubernur dijadwalkan disembelih pada H+1 Idul Adha.
“Sapi sumbangan Presiden Prabowo bersama sapi sumbangan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dijadwalkan akan disembelih pada H plus satu Idul Adha,” katanya.
Panitia memperkirakan seluruh hewan kurban yang dipotong tahun ini akan menghasilkan sekitar 2.000 paket daging.
Daging tersebut nantinya disalurkan kepada masyarakat kurang mampu melalui sistem jemput bola berdasarkan data penerima manfaat yang telah dimiliki pihak masjid.
Insiden sapi mengamuk memang sempat menegangkan. Namun situasi akhirnya berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban serius, dan seluruh rangkaian persiapan Idul Adha di Masjid Al-Akbar kembali berjalan normal. (*)
Editor : Ali Sodiqin