Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KRL Duri–Tangerang Mati Mendadak di Tengah Perlintasan, Penumpang Histeris Setelah Terdengar Ledakan

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 27 Mei 2026 | 11:29 WIB
KRL Commuter Line Duri–Tangerang berhenti mendadak di perlintasan Rawa Buaya. (JawaPos.com)
KRL Commuter Line Duri–Tangerang berhenti mendadak di perlintasan Rawa Buaya. (JawaPos.com)

RADARBANYUWANGI.ID - Kereta rel listrik (KRL) Commuter Line relasi Duri–Tangerang mengalami gangguan di perlintasan sebidang RT 01/RW 11 Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (27/5/2026) sore. Insiden tersebut sempat membuat perjalanan kereta terganggu dan memicu kepanikan penumpang setelah terdengar suara ledakan dari dalam rangkaian.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Sejumlah penumpang mengaku mendengar tiga kali suara ledakan sebelum kereta akhirnya berhenti mendadak di tengah perlintasan.

Salah satu penumpang, Tasya, mengatakan suara ledakan terdengar dari dalam gerbong. Setelah ledakan terjadi, lampu di dalam kereta sempat mati dan menyala berulang kali sebelum akhirnya padam total.

“Tadi terdengar ledakan seperti suara ‘dug’. Kereta sempat mati, hidup lagi, lalu terdengar ledakan lagi sampai tiga kali sebelum akhirnya berhenti,” ujarnya kepada wartawan di lokasi, dikutip Antara.

Kondisi tersebut membuat sebagian penumpang panik dan memilih turun dari kereta demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Pintu rangkaian disebut sempat terbuka saat kereta berhenti di perlintasan.

Penumpang lain, Butar, mengaku berada di gerbong tiga saat suara ledakan terdengar. Dia kemudian berpindah ke gerbong depan untuk menghindari risiko lebih besar.

“Saya dengar ledakannya dari gerbong tiga. Setelah itu saya pindah ke depan dan memilih bertahan sampai kereta bisa jalan lagi,” katanya.

Pantauan di lokasi hingga sekitar pukul 18.40 WIB menunjukkan rangkaian kereta masih belum bergerak. Sebagian penumpang tetap bertahan di dalam gerbong, sementara lainnya turun dan menunggu di sekitar perlintasan.

Insiden itu juga menarik perhatian warga sekitar. Banyak warga, mulai anak-anak hingga orang dewasa, berkumpul di sekitar perlintasan untuk menyaksikan kondisi kereta yang berhenti melintang di jalur jalan raya.

Akibat kejadian tersebut, palang perlintasan menuju Jalan Daan Mogot dan arah sebaliknya tetap tertutup cukup lama. Arus lalu lintas pun tersendat. Sejumlah pengendara memilih putar balik mencari jalur alternatif, sementara sebagian lainnya berhenti untuk melihat situasi.

Sirene perlintasan terus berbunyi selama proses penanganan berlangsung. Situasi sempat menegangkan ketika beberapa rangkaian kereta lain tetap melintas dari arah Tangerang menuju Duri dengan kecepatan rendah.

Sekitar pukul 18.48 WIB, rangkaian KRL yang mengalami gangguan akhirnya dievakuasi dengan cara didorong kereta lain menuju Stasiun Rawa Buaya.

Petugas penjaga palang pintu rel Klingkit, Rawa Buaya, Zainul, mengatakan evakuasi dilakukan agar perlintasan dapat segera dibuka kembali untuk kendaraan umum.

“Kereta didorong KRL lain menuju Stasiun Rawa Buaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, KAI Commuter menyatakan gangguan terjadi pada sarana Commuter Line No. 1978A relasi Duri–Tangerang. Gangguan tersebut berdampak pada sistem Listrik Aliran Atas (LAA) sehingga jalur hulu Duri–Rawa Buaya sempat tidak dapat dilalui.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan petugas gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses penanganan dan normalisasi perjalanan.

“Commuter Line No. 1978A digandeng dengan Commuter Line No. 1980A menuju jalur tiga Stasiun Rawa Buaya untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya dalam keterangan resmi.

Akibat proses evakuasi dan pemadaman LAA tersebut, sejumlah perjalanan Commuter Line lintas Duri–Tangerang mengalami keterlambatan dan penyesuaian operasional.

KAI Commuter mengimbau para pengguna tetap tenang, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan memantau informasi terbaru melalui media sosial resmi serta aplikasi C-Access.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KRL Duri Tangerang #Commuter Line Mogok #Ledakan KRL Rawa Buaya #Gangguan KAI Commuter #Perlintasan Cengkareng