RADARBANYUWANGI.ID - Perjalanan Kereta Api Logawa relasi Purwokerto-Ketapang mengalami keterlambatan setelah terjadi gangguan pada lokomotif saat melintas di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Senin (26/5/2026) sore. Akibat insiden tersebut, kereta mengalami keterlambatan lebih dari satu jam di sejumlah stasiun tujuan.
Manajer Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan gangguan terjadi pada sistem engine lokomotif ketika KA 249C Logawa melintas di petak jalan Bayeman-Probolinggo pada pukul 16.48 WIB.
“KA Logawa mengalami gangguan pada engine sistem lokomotif saat melintas di petak jalan Bayeman (BYM)-Probolinggo (PB),” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Antara.
Akibat gangguan tersebut, kereta sempat berhenti luar biasa di KM 100+1/2 untuk dilakukan pemeriksaan teknis terhadap lokomotif. Tim operasional KAI kemudian bergerak cepat melakukan pengecekan guna memastikan kondisi perjalanan tetap aman.
Sebagai langkah penanganan, KAI mendatangkan lokomotif penolong agar perjalanan KA Logawa dapat kembali dilanjutkan. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan operasional perjalanan kereta api.
Cahyo menjelaskan, dampak gangguan teknis tersebut menyebabkan KA Logawa mengalami keterlambatan sekitar 65 menit saat tiba di Stasiun Probolinggo. Keterlambatan juga berdampak pada jadwal kedatangan di sejumlah stasiun berikutnya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA Logawa atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat gangguan pada lokomotif,” katanya.
Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, PT KAI Daop 9 Jember juga memberikan service recovery kepada para penumpang sesuai ketentuan yang berlaku.
KAI menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan gangguan operasional. Perusahaan juga berkomitmen menjaga keandalan sarana dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada penumpang.
“Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang,” ujar Cahyo.
Ia menambahkan, seluruh jajaran operasional bergerak cepat melakukan penanganan agar perjalanan dapat kembali normal dan pelanggan tetap memperoleh layanan optimal selama perjalanan.
Editor : Lugas Rumpakaadi