Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pria Asal Boyolangu Banyuwangi Ditemukan Tewas di Ruang Karaoke, Polisi Pastikan Bukan Overdosis

M Ksatria Raya • Minggu, 24 Mei 2026 | 20:45 WIB
PASANG POLICE LINE: Kapolsek Glagah AKP Edi Jaka Supa’at (pakai rompi hitam) bersama anggotanya mendatangi lokasi meninggalnya EM di Kafe Bintang Terang, Kelurahan Banjarsari, Glagah, Jumat malam (22/5). (Foto: Polsek Glagah)
PASANG POLICE LINE: Kapolsek Glagah AKP Edi Jaka Supa’at (pakai rompi hitam) bersama anggotanya mendatangi lokasi meninggalnya EM di Kafe Bintang Terang, Kelurahan Banjarsari, Glagah, Jumat malam (22/5). (Foto: Polsek Glagah)

RADARBANYUWANGI.ID - Suasana Kafe Bintang Terang di Lingkungan Pancoran, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi mendadak geger, Jumat malam (22/5/2026). Seorang pria berinisial EM, 52, warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, ditemukan meninggal dunia di dalam salah satu ruang karaoke dengan kondisi mulut berbusa.

Korban ditemukan tak sadarkan diri sekitar pukul 18.45 WIB. Sempat diduga mengalami overdosis, polisi memastikan dugaan tersebut tidak benar. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban datang seorang diri ke lokasi hiburan tersebut sekitar pukul 13.55 WIB menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam. Selama berada di ruang karaoke, korban ditemani seorang pemandu lagu.

Korban diketahui sempat meminum kopi dan teh tawar. Selain itu, ia juga mengonsumsi satu butir vitamin C jenis vitacimin. Sekitar pukul 17.30 WIB, korban bahkan masih sempat makan martabak bersama saksi berinisial YB yang merupakan pemilik kafe.

Kapolsek Glagah AKP Edi Jaka Supa’at mengatakan, sebelum kejadian kondisi korban masih terlihat normal. Namun beberapa saat kemudian korban tampak lemas ketika hendak berdiri dari kursi di ruang karaoke.

“Korban sempat dibantu saksi untuk dibaringkan di kursi karena terlihat tidak kuat berdiri. Namun setelah itu korban ditemukan sudah tergeletak di lantai dalam kondisi tidak sadarkan diri,” ujarnya.

Melihat kondisi korban, pihak kafe langsung meminta bantuan tenaga medis dari Klinik Amanah Banjarsari. Sayangnya, setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Tak lama berselang, petugas dari Polsek Glagah bersama Tim Inafis Polresta Banyuwangi tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah barang di dalam ruangan karaoke turut diperiksa guna kepentingan penyelidikan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju kamar jenazah RSUD Blambangan Banyuwangi untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh dokter RSUD Blambangan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari pemeriksaan luar sementara tidak ditemukan tanda kekerasan,” kata AKP Edi Jaka Supa’at.

Pihak keluarga korban diketahui menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi agar jenazah segera dimakamkan.

Meski demikian, polisi menegaskan kasus tersebut masih dalam penanganan dan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Kejadian tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh Unit Reskrim Polsek Glagah bersama Satreskrim Polresta Banyuwangi,” tegasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Glagah Ipda Hengki Setiabudi menepis isu yang sempat beredar terkait dugaan korban meninggal akibat overdosis.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada overdosis narkotika maupun obat-obatan terlarang.

“Korban meninggal dunia bukan karena overdosis. Namun demikian, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui penyebab kematiannya,” tandas Hengki.

Peristiwa tersebut sempat menjadi perhatian warga sekitar lokasi hiburan. Sejumlah pengunjung dan warga terlihat mendatangi area kafe setelah kabar penemuan korban menyebar.

Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil penyelidikan selesai dilakukan. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#pria tewas di karaoke #Kafe Bintang Terang Banyuwangi #EM Boyolangu meninggal #Polsek Glagah #rsud blambangan