RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan kedatangan sejumlah kereta api pada Jumat (22/5/2026) pagi. Keterlambatan tersebut dipicu gangguan operasional yang terjadi di Stasiun Pasarsenen, Jakarta.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa gangguan operasional tersebut berdampak pada perjalanan beberapa kereta api tujuan wilayah Daop 8 Surabaya.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan operasional di Stasiun Pasarsenen. Keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam setiap proses penanganan operasional,” ujar Mahendro.
Sejumlah perjalanan kereta api yang mengalami keterlambatan kedatangan di wilayah Daop 8 Surabaya meliputi KA 272 Airlangga relasi Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi, KA 146 Blambangan Ekspres relasi Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi, KA 90 Gaya Baru Malam Selatan relasi Pasar Senen–Surabaya Gubeng, KA 270 Matarmaja relasi Pasar Senen–Malang, serta KA 254 Kertajaya relasi Pasar Senen–Surabaya Pasar Turi.
Mahendro menegaskan, saat ini operasional perjalanan kereta api di Stasiun Pasarsenen telah kembali normal. Seluruh perjalanan kereta api juga tetap diberangkatkan sesuai penanganan operasional yang dilakukan petugas di lapangan.
“KAI terus berupaya memastikan layanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal. Petugas di lapangan juga terus memberikan pelayanan secara maksimal, termasuk penyampaian informasi perjalanan secara berkala serta pemberian service recovery sesuai ketentuan yang berlaku,” tambahnya.
Baca Juga: Asap Tebal Penuhi Auditorium Binus Anggrek, Petugas Gunakan Alat Pernapasan Saat Pemadaman
KAI Daop 8 Surabaya juga mengimbau pelanggan untuk terus memantau informasi perjalanan melalui petugas di stasiun, Contact Center 121, aplikasi Access by KAI, maupun kanal resmi media sosial KAI.
“Kami memahami keterlambatan perjalanan dapat memengaruhi aktivitas pelanggan. Oleh karena itu, KAI terus melakukan berbagai langkah percepatan dan pengendalian operasional agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” pungkas Mahendro.
Editor : Lugas Rumpakaadi