Pelaku diduga mencongkel pintu belakang menggunakan obeng, tabung gas elpiji dan mesin kompresor kulkas ikut dicuri
RADARBANYUWANGI.ID - Aksi pencurian nekat terjadi di Dusun Krajan I, Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi. Tidak hanya menggasak uang tunai, pelaku juga membawa kabur barang-barang tak lazim mulai tabung gas elpiji hingga mesin kompresor kulkas dari sebuah rumah kosong milik warga.
Peristiwa itu diduga terjadi saat rumah dalam kondisi tak berpenghuni selama berbulan-bulan. Polisi kini masih memburu pelaku yang diduga masuk dengan cara merusak pintu belakang rumah.
Rumah Kosong Dibobol saat Pemilik Tinggal di Muncar
Korban diketahui bernama Rohmad Budiono, 33, warga setempat. Rumah miliknya di Dusun Krajan I sudah sekitar satu tahun terakhir tidak ditempati setelah korban pindah ke wilayah Kecamatan Muncar.
Meski demikian, korban rutin mengecek kondisi rumahnya sekitar satu bulan sekali.
Kapolsek Polsek Tegalsari AKP Lita Kurniawan menjelaskan, aksi pencurian baru diketahui pada Sabtu (16/5) saat korban datang mengunjungi rumah tersebut.
“Pencurian itu diketahui setelah sang pemilik datang untuk mengunjungi rumahnya. Saat dicek, pintu dapur atau pintu belakang dalam kondisi terbuka,” ujarnya.
Saat masuk ke dalam rumah, korban mendapati kondisi rumah sudah berantakan dan sejumlah barang miliknya hilang.
“Pemilik rumah melihat beberapa barangnya telah raib kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polsek,” tutur AKP Lita.
Pelaku Diduga Congkel Pintu Pakai Obeng
Mendapat laporan korban, jajaran kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga masuk ke rumah dengan cara merusak pintu menggunakan obeng atau alat sejenis.
“Anggota kami langsung olah TKP dan mengumpulkan petunjuk dan bukti-bukti,” tandasnya.
Polisi kini masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku pencurian tersebut.
Uang Tunai hingga Kompresor Kulkas Raib
Dalam aksinya, pelaku diketahui tidak hanya mengambil uang tunai. Barang-barang rumah tangga dengan nilai ekonomi juga ikut digasak.
AKP Lita menyebut, barang yang hilang meliputi uang tunai Rp 1,5 juta, satu unit mesin kompresor kulkas, serta satu tabung gas elpiji tiga kilogram.
“Untuk kerugian materiil akibat peristiwa ini ditaksir Rp 2 juta,” jelasnya.
Pencurian kompresor kulkas menjadi perhatian warga karena barang tersebut cukup berat dan membutuhkan tenaga untuk membawanya keluar rumah.
Warga menduga pelaku telah mengetahui kondisi rumah yang lama kosong sehingga leluasa menjalankan aksinya tanpa dicurigai.
Polisi Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Pasca kejadian tersebut, kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang meninggalkan rumah dalam waktu lama.
Rumah kosong dinilai menjadi sasaran empuk pelaku pencurian karena minim pengawasan.
“Jelas pencuri ini mengincar rumah warga yang ditinggalkan seperti ini. Kami imbau agar tidak meninggalkan barang berharga apabila tidak ada penjaga rumah,” pungkas AKP Lita.
Polisi juga meminta masyarakat segera melapor apabila melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kasus Rumah Kosong Jadi Target Pencuri Kerap Terjadi
Kasus pencurian rumah kosong masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah Banyuwangi. Pelaku umumnya mengincar rumah yang jarang ditempati atau ditinggal pemilik dalam waktu lama.
Selain uang dan perhiasan, pencuri kini juga menyasar barang-barang rumah tangga yang mudah dijual kembali seperti tabung gas, mesin elektronik, hingga komponen peralatan rumah tangga.
Karena itu, warga diminta memperkuat keamanan lingkungan serta memanfaatkan sistem ronda maupun pengawasan tetangga untuk mencegah aksi kriminalitas. (sas/sgt)
Editor : Ali Sodiqin