RADARBANYUWANGI.ID – Angin kencang disertai hujan rintik-rintik menerjang wilayah Dusun Kedungringin, Desa Temurejo, Kecamatan Bangorejo, Banyuwangi, Rabu pagi (13/5). Terjangan angin mendadak itu membuat warga panik setelah atap sebuah bengkel mobil rusak cukup parah dan satu pohon tumbang di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa cuaca ekstrem tersebut terjadi sekitar pukul 10.00. Meski berlangsung singkat, hembusan angin yang cukup kuat sempat membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah karena khawatir angin semakin membesar.
Atap bengkel milik Agus, warga setempat yang berada di tepi jalan desa, menjadi bangunan yang paling terdampak. Sebagian konstruksi atap dilaporkan rusak akibat diterjang angin dari arah barat.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Selain merusak atap bengkel, angin kencang juga menyebabkan satu pohon tumbang di sekitar permukiman warga.
Camat Bangorejo Khoirul Anam mengatakan, fenomena angin kencang datang bersamaan dengan hujan ringan dan berlangsung sangat cepat sebelum akhirnya bergerak menuju area persawahan.
“Angin kencang sempat membuat warga panik. Namun angin lewat sangat cepat dan kemudian mengarah ke area persawahan yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian,” ujarnya.
Menurut Khoirul, pemerintah kecamatan bersama warga langsung melakukan penanganan cepat sesaat setelah kejadian. Pohon tumbang yang sempat mengganggu akses sekitar lokasi segera dipotong dan dievakuasi agar tidak membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.
“Ada satu pohon tumbang, tetapi tidak mengenai bangunan ataupun warga. Pohon tersebut langsung dievakuasi,” katanya.
Sementara itu, kondisi bengkel yang mengalami kerusakan cukup berat masih dalam pendataan. Sejumlah bagian atap dilaporkan terlepas akibat terpaan angin.
Warga sekitar mengaku sempat khawatir karena cuaca mendadak berubah dalam waktu singkat. Sebelum angin datang, langit di kawasan Bangorejo terlihat mendung dan disertai hujan gerimis.
Fenomena cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan lokal belakangan mulai sering terjadi di sejumlah wilayah Banyuwangi. Kondisi tersebut dipicu perubahan cuaca yang tidak menentu selama masa peralihan musim.
Pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan mulai turun disertai angin kencang. Warga juga diminta memangkas ranting pohon yang rawan tumbang serta memperkuat bagian atap rumah untuk mengurangi risiko kerusakan. (why/sgt)
Editor : Ali Sodiqin