Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sopir Diduga Microsleep, Truk Muatan Melon Terjun 10 Meter ke Sungai di Glenmore

Salis Ali Muhyidin • Kamis, 14 Mei 2026 | 06:30 WIB
TERJUN BEBAS: Truk Mitsubishi bernomor polisi S 9316 UW nyemplung sungai di pinggir jalan raya Jember, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Rabu pagi (13/5). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
TERJUN BEBAS: Truk Mitsubishi bernomor polisi S 9316 UW nyemplung sungai di pinggir jalan raya Jember, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Rabu pagi (13/5). (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

Nabrak Pembatas Jembatan Sebelum Terguling, Sopir Selamat dan Dirawat di Rumah Sakit

RADARBANYUWANGI.ID - Kecelakaan tunggal dramatis terjadi di jalur nasional Banyuwangi–Jember, tepatnya di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Rabu pagi (13/5). Sebuah truk bermuatan melon terjun bebas ke dasar sungai sedalam sekitar 10 meter setelah diduga sopir mengalami microsleep saat melintas di tikungan jembatan.

Truk Mitsubishi warna kuning hitam bernomor polisi S 9316 UW itu mengalami kerusakan parah setelah menghantam pembatas jembatan lalu terguling ke sungai di bawahnya. Beruntung, pengemudi truk, Rian Dwi Kurniawan, 25, berhasil selamat dari maut meski mengalami luka ringan.

Korban yang diketahui berasal dari Tempurejo, Kediri, langsung dievakuasi warga dan petugas menuju RSU Bhakti Husada Krikilan untuk mendapatkan penanganan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Tri Pepri Alfian, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun kondisi kendaraan mengalami kerusakan cukup berat akibat benturan keras saat jatuh ke dasar sungai.

“Tidak ada korban jiwa, sopir selamat dan bisa langsung dievakuasi ke rumah sakit,” kata Pepri.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal di lapangan, kecelakaan bermula ketika truk melintas di ruas jalan menikung yang berada tepat di atas jembatan. Sebelum mencapai lokasi kejadian, kendaraan disebut sudah terlihat oleng.

Petugas menduga sopir mengalami kelelahan hingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi.

“Beberapa meter sebelum TKP sudah oleng, kemudian truk kehilangan kendali,” ungkap Pepri.

Truk kemudian menabrak pembatas jembatan sebelum akhirnya terguling dan jatuh ke sungai dengan kedalaman sekitar 10 meter. Benturan keras membuat bagian depan kendaraan ringsek parah dan muatan melon berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi jalan yang minim penerangan serta posisi kendaraan di dasar sungai sempat menyulitkan proses evakuasi. Hingga sore hari, bangkai truk masih berada di lokasi dan menunggu proses pengangkatan menggunakan crane.

Petugas kepolisian bersama warga juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah kemacetan dan menghindari risiko kecelakaan susulan.

Menurut Pepri, korban hanya mengalami luka lecet pada bagian paha kiri dan dalam kondisi sadar saat dievakuasi.

“Sopir luka lecet di paha kirinya, saat ini penanganan medis di RSU Bhakti Husada Krikilan,” ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal, penyebab utama kecelakaan diduga akibat kelalaian pengemudi yang mengantuk saat berkendara jarak jauh. Polisi mengingatkan pengendara angkutan barang agar tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi tubuh lelah.

“Penyebab utama kecelakaan akibat kelalaian pengemudi karena mengantuk,” tegasnya.

Akibat insiden tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Polisi juga mengimbau pengemudi kendaraan besar lebih waspada saat melintasi jalur rawan di kawasan Glenmore yang memiliki banyak tikungan dan jembatan sempit.

“Kondisi kendaraan truk masih ada di dasar sungai dan akan segera dilakukan evakuasi dalam waktu dekat,” pungkas Pepri. (sas/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#Satlantas Banyuwangi #truk masuk sungai Glenmore #kecelakaan truk melon Banyuwangi #sopir microsleep #jalur Jember Banyuwangi