Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Geger Tas Misterius di Musala Glenmore, Takmir Temukan Jasad Bayi Terbungkus Kafan dan Surat Menyayat Hati

Salis Ali Muhyidin • Selasa, 12 Mei 2026 | 22:40 WIB
TKP: Hadi Aris Setyawan, 49, menunjuk lokasi temuan bayi di toilet Musala Nurul Huda, Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Selasa (12/5). Insert: Selembar surat ditemukan dalam tas berizi jasad bayi yang ditemukan di Musala Nurul Huda. (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
TKP: Hadi Aris Setyawan, 49, menunjuk lokasi temuan bayi di toilet Musala Nurul Huda, Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Selasa (12/5). Insert: Selembar surat ditemukan dalam tas berizi jasad bayi yang ditemukan di Musala Nurul Huda. (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID - Warga Dusun Tegalrejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki di toilet Musala Nurul Huda pada Selasa pagi (12/5/2026).

Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain kafan lengkap dengan ikatan tali dan dimasukkan ke dalam tas ransel hitam bergambar gajah.

Yang membuat warga semakin tersentak, di dalam tas itu juga ditemukan sepucuk surat diduga ditulis orang tua bayi, lengkap dengan amplop berisi uang Rp100 ribu untuk biaya pemakaman.

Penemuan memilukan itu sontak mengundang perhatian warga sekitar dan membuat area musala dipenuhi warga yang penasaran. Polisi pun langsung turun tangan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap identitas pelaku pembuangan bayi tersebut.

Sempat Dikira Bom karena Tas Digantung di Toilet Musala

Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh takmir musala, Hadi Aris Setyawan, usai menunaikan Salat Subuh.

Saat hendak mematikan lampu toilet musala, Hadi melihat sebuah tas mencurigakan tergantung di gantungan pakaian kamar mandi.

Karena posisi tas yang tidak biasa, ia sempat mengira benda tersebut adalah paket bom.

“Saya temukan setelah Salat Subuh. Pas saya mau matikan lampu kamar mandi kok ada tas. Saat saya sentuh saya kira itu bom,” ujarnya.

Dengan perasaan waswas, Hadi akhirnya memberanikan diri menurunkan tas tersebut. Ia kemudian membuka tas bersama salah satu jemaah musala.

Betapa terkejutnya mereka saat melihat isi tas berupa kain kafan putih yang membungkus jasad bayi laki-laki.

“Saat saya buka sudah ada kain putih itu, saya langsung paham bahwa itu adalah bayi,” katanya.

Ada Surat Permintaan Tolong dan Nama Bayi

Tak hanya menemukan jasad bayi, Hadi juga menemukan surat yang diduga kuat ditulis oleh orang tua bayi tersebut.

Surat itu terselip di dalam tas bersama amplop berisi uang Rp100 ribu. Isi surat tersebut membuat warga yang membacanya merasa iba.

“Siapa pun yang menemukan tas ini saya minta tolong makamin janin anak saya yang layak. Dalam amplop ini ada uang cuma sedikit. Saya kasih nama Muhammad Nur Riski,” demikian isi pesan dalam surat tersebut.

Surat itu kini menjadi salah satu barang bukti penting yang diamankan polisi untuk kepentingan penyelidikan.

Takmir Sempat Ingin Menguburkan Bayi

Hadi mengaku sempat terenyuh melihat kondisi bayi yang sudah dibungkus kain kafan dengan rapi. Ia bahkan sempat berniat langsung menguburkan bayi tersebut karena merasa kasihan.

Namun niat itu urung dilakukan setelah warga meminta dirinya melapor ke pihak berwajib agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Saya kasihan ke bayinya, mau saya kubur. Tapi kemudian diingatkan warga, saya takut juga disalahkan, akhirnya lapor polisi,” ujarnya.

Penemuan tersebut membuat suasana musala mendadak gempar. Warga berdatangan ke lokasi setelah kabar penemuan bayi menyebar cepat.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Selidiki Pelaku

Aparat dari Polsek Glenmore langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.

Kapolsek Glenmore, Budi Hermawan, mengatakan pihaknya kini tengah melakukan pendalaman guna mengungkap identitas pelaku yang diduga sengaja meninggalkan bayi di area musala.

“Anggota kami langsung melakukan olah TKP. Bayi langsung dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Polisi juga tengah menelusuri kemungkinan adanya saksi maupun rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.

Takmir Musala Akan Pasang CCTV

Hadi mengaku tidak mengetahui siapa yang meninggalkan tas berisi bayi tersebut di toilet musala.

Menurutnya, tidak ada warga yang mencurigai aktivitas orang asing masuk ke area musala pada malam sebelum penemuan.

“Mungkin malam naruh bayi itu di kamar mandi, soalnya tidak ada tahu kapan ada orang masuk musala,” katanya.

Peristiwa ini membuat pengurus musala berencana memasang kamera pengawas atau CCTV untuk meningkatkan keamanan lingkungan sekitar rumah ibadah.

“Dengan adanya kasus ini, takmir akan memasang CCTV,” tambahnya.

Warga Shock, Polisi Dalami Dugaan Pembuangan Bayi

Kasus penemuan bayi di area tempat ibadah tersebut membuat warga sekitar merasa shock dan prihatin.

Selain menyelidiki identitas pelaku, polisi juga akan mendalami kondisi bayi dan memastikan penyebab kematian melalui pemeriksaan medis di RSUD Blambangan.

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan pelaku berasal dari wilayah sekitar Kecamatan Glenmore. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#jasad bayi Banyuwangi #bayi di musala Glenmore #Musala Nurul Huda #bayi terbungkus kafan #Polsek Glenmore