Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Isi Surat Penemu Janin Bayi di Glenmore Bikin Haru, Minta Dimakamkan Layak dan Diberi Nama Muhammad Nur Riski

Ali Sodiqin • Selasa, 12 Mei 2026 | 10:31 WIB
“Tolong Makamkan Anak Saya”, Isi surat penemuan janin bayi di Glenmore Banyuwangi bikin haru. (Humas Polresta Banyuwangi)
“Tolong Makamkan Anak Saya”, Isi surat penemuan janin bayi di Glenmore Banyuwangi bikin haru. (Humas Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Penemuan janin bayi laki-laki di toilet Mushola Nurul Huda, Selasa pagi (12/5/2026), menyisakan kisah pilu yang mengguncang warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.

Bukan hanya karena janin bayi ditemukan di dalam tas ransel hitam bergambar gajah, tetapi juga karena adanya sepucuk surat yang diduga ditulis oleh orang tua bayi tersebut. Isi surat itu membuat warga yang membacanya merasa haru sekaligus prihatin.

Dalam surat yang dimasukkan ke dalam amplop bersama uang Rp100 ribu, penulis meminta agar janin bayi laki-laki itu dimakamkan secara layak. Bahkan, sang penulis juga memberikan nama untuk janin tersebut.

“Siapapun yang menemukan tas ini saya minta tolong makamin janin anak saya yang layak. Dalam amplop ini ada uang cuma sedikit. Saya kasih nama Muhammad Nur Riski,” demikian isi tulisan pada amplop yang ditemukan warga.

Tulisan singkat itu langsung menjadi perbincangan warga sekitar. Banyak warga mengaku tersentuh membaca pesan tersebut, meski tetap menyayangkan tindakan membuang janin bayi di area tempat ibadah.

Ditemukan Usai Salat Subuh

Penemuan janin bayi itu pertama kali diketahui warga usai pelaksanaan salat subuh sekitar pukul 05.30 WIB.

Saat hendak mematikan lampu kamar mandi mushola, seorang warga melihat tas mencurigakan tergantung di dalam toilet. Karena tidak ada yang mengaku memiliki, tas tersebut kemudian diperiksa bersama jamaah lainnya.

Warga terkejut ketika mengetahui isi tas berupa janin bayi laki-laki dengan kondisi tubuh lengkap dan terbungkus kain.

Menurut warga, ukuran janin diperkirakan sekitar 23 sentimeter. Selain janin bayi, di dalam tas juga terdapat amplop berisi uang Rp100 ribu dan surat permintaan agar bayi dimakamkan secara layak.

“Awalnya warga curiga karena tas itu tetap tergantung sampai salat subuh selesai. Setelah dibuka ternyata isinya janin bayi,” ujar salah seorang warga.

Kabar penemuan itu langsung menyebar cepat dan membuat warga sekitar berdatangan ke lokasi.

Polisi Selidiki Pelaku

Kapolsek Polsek Glenmore, AKP Budi Hermawan membenarkan adanya penemuan janin bayi tersebut.

“Benar, tadi pagi kami menerima laporan dari warga terkait penemuan janin bayi di kamar mandi mushola wilayah Desa Tulungrejo,” katanya.

Petugas dari Polsek Glenmore bersama Unit Identifikasi Polresta Banyuwangi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi mengamankan tas ransel, amplop berisi uang, dan surat yang ditemukan bersama janin bayi tersebut sebagai barang bukti.

“Di lokasi ditemukan tas ransel berisi janin bayi laki-laki serta amplop berisi uang dan surat. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan,” ujar AKP Budi Hermawan.

Dievakuasi ke RSUD Blambangan

Usai proses identifikasi awal di lokasi, janin bayi kemudian dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi kini masih mendalami identitas pelaku yang meninggalkan tas tersebut di toilet mushola. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk warga yang pertama kali menemukan tas itu.

Kasus ini menyita perhatian masyarakat Banyuwangi karena dinilai sangat memprihatinkan. Di sisi lain, isi surat yang ditemukan bersama janin bayi memunculkan rasa iba dan diskusi panjang di tengah masyarakat.

Banyak warga berharap pelaku segera ditemukan agar kasus tersebut bisa terungkap secara terang. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#janin bayi Banyuwangi #AKP Budi Hermawan #isi surat janin bayi Glenmore #Mushola Nurul Huda #rsud blambangan