Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Geger Janin Bayi dalam Tas Ransel di Mushola Glenmore Banyuwangi, Ada Surat dan Uang Rp100 Ribu

Syaifuddin Mahmud • Selasa, 12 Mei 2026 | 10:27 WIB
Warga Glenmore Banyuwangi geger menemukan janin bayi laki-laki dalam tas ransel di toilet mushola, lengkap dengan surat dan uang Rp100 ribu. (Humas Polresta Banyuwangi)
Warga Glenmore Banyuwangi geger menemukan janin bayi laki-laki dalam tas ransel di toilet mushola, lengkap dengan surat dan uang Rp100 ribu. (Humas Polresta Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan janin bayi laki-laki di toilet Mushola Nurul Huda pada Selasa pagi (12/5/2026).

Janin bayi tersebut ditemukan di dalam tas ransel warna hitam bergambar gajah yang digantung di kamar mandi mushola. Yang membuat warga semakin tersentak, di dalam tas juga ditemukan amplop berisi uang Rp100 ribu serta surat berisi pesan menyayat hati.

Dalam tulisan di bagian luar amplop, seseorang yang diduga orang tua janin meminta agar bayi tersebut dimakamkan secara layak.

“Siapapun yang menemukan tas ini saya minta tolong makamin janin anak saya yang layak. Dalam amplop ini ada uang cuma sedikit. Saya kasih nama Muhammad Nur Riski,” demikian isi pesan yang tertulis pada amplop.

Penemuan tersebut sontak membuat suasana Dusun Wadung Dokaran mendadak geger. Warga yang berdatangan ke lokasi tampak syok dan tidak menyangka mushola di lingkungan mereka menjadi tempat ditemukannya janin bayi.

Ditemukan Usai Salat Subuh

Peristiwa itu pertama kali diketahui seorang warga usai pelaksanaan salat subuh sekitar pukul 05.30 WIB. Saat hendak mematikan lampu kamar mandi mushola, saksi melihat sebuah tas mencurigakan tergantung di dalam toilet.

Karena tidak mengetahui pemiliknya, warga kemudian memeriksa tas tersebut bersama jamaah lainnya. Mereka terkejut saat mendapati janin bayi laki-laki dengan kondisi tubuh lengkap berada di dalam tas.

Menurut warga, ukuran janin diperkirakan sekitar 23 sentimeter dan sudah dibungkus kain sebelum dimasukkan ke dalam tas ransel.

“Warga awalnya curiga karena tas itu tidak ada yang mengambil. Setelah dibuka ternyata berisi janin bayi,” ujar salah satu warga di lokasi kejadian.

Kabar penemuan itu dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Polisi Lakukan Olah TKP

Kapolsek Polsek Glenmore, AKP Budi Hermawan membenarkan adanya penemuan janin bayi tersebut.

“Benar, tadi pagi kami menerima laporan dari warga terkait penemuan janin bayi di kamar mandi mushola wilayah Desa Tulungrejo,” katanya.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Glenmore bersama Unit Identifikasi Polresta Banyuwangi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk tas ransel, amplop berisi uang, serta surat yang ditemukan bersama janin bayi tersebut.

“Di lokasi ditemukan tas ransel berisi janin bayi laki-laki serta amplop berisi uang dan surat. Saat ini kasus masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Janin Bayi Dievakuasi ke RSUD Blambangan

Usai proses identifikasi awal di lokasi, janin bayi kemudian dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi masih mendalami identitas pelaku yang meninggalkan tas tersebut di toilet mushola. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk warga yang pertama kali menemukan tas mencurigakan itu.

Selain itu, aparat juga kemungkinan akan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengungkap siapa yang membawa tas tersebut ke mushola.

Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat Banyuwangi karena dinilai sangat memprihatinkan dan menyentuh sisi kemanusiaan.

Warga Berharap Pelaku Segera Terungkap

Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Banyak warga mengaku prihatin setelah membaca isi surat yang ditemukan bersama janin bayi tersebut. Meski demikian, masyarakat berharap proses hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Peristiwa ini juga memunculkan diskusi di tengah masyarakat terkait pentingnya edukasi kesehatan reproduksi dan pendampingan sosial bagi perempuan yang menghadapi persoalan kehamilan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#janin bayi Banyuwangi #penemuan janin bayi #Mushola Nurul Huda Glenmore #AKP Budi Hermawan #rsud blambangan