RADARBANYUWANGI.ID – Warga Dusun Wadung Dokaran, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi digegerkan dengan penemuan tas berisi janin bayi di area Mushola Nurul Huda pada Selasa dini hari (12/5/2026).
Janin tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus kain kafan dan diletakkan di dalam sebuah tas yang tergantung di dekat kran air tempat wudhu mushola. Penemuan itu sontak membuat jamaah salat subuh panik dan shock.
Tas mencurigakan itu pertama kali diketahui warga saat hendak mengambil air wudhu sebelum pelaksanaan salat subuh berjamaah. Karena tidak ada yang merasa memiliki, jamaah mulai curiga dengan keberadaan tas tersebut.
“Awalnya warga melihat ada tas tergantung di dekat tempat wudhu. Sampai salat subuh selesai, tas itu masih ada dan tidak ada yang mengambil,” ujar Dedik, warga setempat.
Kecurigaan warga semakin kuat karena sebagian besar jamaah mushola merupakan warga sekitar yang saling mengenal. Setelah diperiksa bersama-sama, warga dibuat terkejut saat mengetahui isi tas tersebut merupakan janin bayi yang sudah dibungkus kain kafan.
Warga Temukan Surat di Dalam Tas
Selain janin bayi, warga juga menemukan sepucuk surat di dalam tas tersebut. Namun hingga kini isi surat itu belum diketahui secara pasti.
Dedik mengaku tidak mengetahui detail isi surat karena penanganan selanjutnya langsung diserahkan kepada aparat kepolisian.
“Di dalam tas juga ada surat, tapi saya tidak tahu isinya,” katanya.
Penemuan janin bayi itu langsung mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah warga berdatangan ke lokasi setelah kabar tersebut menyebar luas pada pagi hari.
Suasana di sekitar mushola sempat ramai oleh warga yang penasaran dengan kejadian tersebut.
Polisi Lakukan Penyelidikan
Kasus penemuan janin bayi itu kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Aparat langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.
Polisi juga mulai melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas pelaku yang diduga sengaja meninggalkan tas berisi janin bayi di area mushola.
Selain memeriksa lokasi kejadian, aparat diperkirakan akan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Hingga Selasa pagi, proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait usia janin maupun dugaan sementara motif pembuangan tersebut.
Warga Berharap Pelaku Segera Terungkap
Peristiwa itu meninggalkan duka dan keprihatinan mendalam bagi warga Dusun Wadung Dokaran. Banyak warga mengaku tidak menyangka tempat ibadah di lingkungan mereka menjadi lokasi penemuan janin bayi.
Warga berharap aparat kepolisian segera mengungkap pelaku agar kasus tersebut terang benderang dan tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di masyarakat.
Penemuan janin bayi di area fasilitas ibadah juga memicu perhatian publik Banyuwangi karena dinilai sangat memprihatinkan dan menyentuh sisi kemanusiaan. (*)
Editor : Ali Sodiqin