Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KAI Percepat Pemulihan Commuter Line Cikarang, Ketepatan Waktu Naik hingga 97 Persen Meski Pembatasan Kecepatan Masih Berlaku

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 12 Mei 2026 | 13:15 WIB
PT KAI terus memulihkan operasional Commuter Line lintas Cikarang dengan pembatasan kecepatan demi keselamatan. (Antara)
PT KAI terus memulihkan operasional Commuter Line lintas Cikarang dengan pembatasan kecepatan demi keselamatan. (Antara)

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus melanjutkan proses pemulihan operasional perjalanan Commuter Line lintas Cikarang. Langkah tersebut dilakukan agar mobilitas masyarakat kembali berjalan lancar dan aman setelah gangguan operasional yang terjadi di lintas Bekasi hingga Cikarang.

Sejumlah pengamanan operasional masih diterapkan selama proses pengecekan jalur berlangsung. Salah satunya melalui pembatasan kecepatan perjalanan kereta pada beberapa titik dengan kecepatan berkisar 60 hingga 80 kilometer per jam.

Vice President Corporate Communication Anne Purba menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemulihan operasional.

Baca Juga: Es Laut Antartika Anjlok Drastis, Ilmuwan Ungkap Sistem Iklim Bumi Telah “Berbalik” dan Memicu Ancaman Pemanasan Global Lebih Cepat

“Kami memahami kondisi ini berdampak terhadap keterlambatan perjalanan, khususnya Commuter Line lintas Cikarang, dan kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan. Pembatasan kecepatan masih diperlukan agar proses pengecekan jalur dan pemulihan operasional dapat berjalan dengan baik serta tetap menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Anne, dikutip Antara.

KAI mencatat performa operasional Commuter Line lintas Cikarang menunjukkan tren perbaikan signifikan sejak 30 April hingga 10 Mei 2026. Pada 30 April, tingkat ketepatan waktu keberangkatan tercatat sebesar 50 persen dan kedatangan 44 persen. Saat itu, rata-rata keterlambatan mencapai 25,7 menit untuk keberangkatan dan 30,9 menit untuk kedatangan.

Namun, kondisi tersebut terus membaik dalam kurun waktu 10 hari terakhir. Hingga 10 Mei 2026, tingkat ketepatan waktu meningkat menjadi 97 persen untuk keberangkatan dan 96 persen untuk kedatangan. Sementara itu, rata-rata keterlambatan turun drastis menjadi 0,7 menit untuk keberangkatan dan 0,8 menit untuk kedatangan.

Baca Juga: Polisi Kembangkan Kasus Penggelapan Rp 920 Juta di Banyuwangi, Bidik Keterlibatan Pelaku Lain

Perbaikan operasional juga tercermin dari penurunan rata-rata keterlambatan harian. Pada 3 Mei 2026, keterlambatan keberangkatan masih berada di angka 4,7 menit dan kedatangan 6,4 menit. Memasuki 6 Mei 2026, angka tersebut turun menjadi 1,1 menit untuk keberangkatan dan 1,3 menit untuk kedatangan sebelum kembali membaik pada 10 Mei.

“Pemulihan operasional Commuter Line lintas Cikarang terus menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Dari kondisi awal yang terdampak cukup besar pada 30 April, tingkat ketepatan waktu perjalanan berangsur meningkat hingga 10 Mei. KAI tetap menjalankan pengecekan dan pengamanan operasional secara hati-hati agar perjalanan pelanggan dapat berlangsung aman dan nyaman,” tambah Anne.

Selain fokus pada pemulihan perjalanan kereta, KAI juga melanjutkan pendampingan terhadap pelanggan dan keluarga yang terdampak kejadian di Stasiun Bekasi Timur.

Per Senin (11/5/2026) pukul 08.00 WIB, sebanyak 98 pelanggan telah diperbolehkan pulang dan melanjutkan pemulihan bersama keluarga. Sementara itu, 10 pelanggan lainnya masih menjalani perawatan lanjutan di sejumlah rumah sakit dengan kondisi yang terus dipantau secara berkala.

“Kami terus menjaga komunikasi dengan rumah sakit, keluarga, dan pihak terkait agar setiap proses pendampingan berjalan lancar. Pelanggan yang masih menjalani perawatan terus kami pantau, sementara pelanggan yang telah kembali ke rumah juga tetap mendapatkan pendampingan sesuai kebutuhan,” jelas Anne.

KAI juga masih membuka layanan klaim atau reimbursement bagi pelanggan yang menjalani pengobatan secara mandiri. Pengajuan klaim dapat dilakukan dengan melengkapi dokumen berupa bukti perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.

Setelah dokumen dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja.

Baca Juga: Jejak Ledakan Bintang Ditemukan di Es Antartika, Ilmuwan Ungkap Tata Surya Sudah 80 Ribu Tahun Menembus Awan Debu Supernova

Tak hanya itu, layanan dukungan psikologis melalui trauma healing juga tetap tersedia bagi pelanggan maupun keluarga yang membutuhkan. Layanan tersebut dapat diakses melalui Posko Informasi Stasiun Bekasi Timur maupun call center 0812-9660-5747.

Pendampingan dilakukan secara bertahap, mulai dari telemedicine hingga tatap muka sesuai kondisi dan kebutuhan pelanggan.

Di sisi lain, KAI terus melakukan pengamanan terhadap barang-barang pelanggan yang tertinggal saat kejadian. Hingga 11 Mei 2026 pukul 08.00 WIB, sebanyak 121 barang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 80 barang telah diserahkan kepada pemilik, sedangkan 41 barang lainnya masih dalam proses verifikasi di layanan Lost and Found Stasiun Bekasi Timur.

Baca Juga: Humairoh Alkayla Zahrani Diterima di Psikologi UI, Siswa SMAN 1 Glagah Ini Langganan Prestasi Nasional

“Kami memahami setiap barang yang tertinggal memiliki arti penting bagi pelanggan maupun keluarga. Karena itu, proses pendataan dan penyerahan dilakukan secara teliti agar barang dapat diterima oleh pemilik yang berhak,” ujar Anne.

Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur masih beroperasi hingga 11 Mei 2026 untuk melayani kebutuhan informasi, administrasi, layanan lanjutan, hingga dukungan psikologis bagi pelanggan dan keluarga.

“KAI akan terus melanjutkan proses pemulihan operasional dan pendampingan pelanggan secara bertahap sambil memastikan perjalanan Commuter Line dapat berjalan semakin baik dan aman untuk melayani mobilitas masyarakat,” pungkas Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#bekasi timur #Commuter Line Cikarang #Pemulihan Operasional Kereta #Ketepatan Waktu KRL #KAI