Api diduga berasal dari sampah yang masih menyala lalu merembet ke ilalang kering di dekat Kantor Kelurahan Sumberrejo
RADARBANYUWANGI.ID – Aktivitas pembakaran sampah kembali memicu kebakaran lahan di wilayah Banyuwangi. Lahan kosong di Jalan Cokroningrat, Kelurahan Sumberrejo, Kecamatan Banyuwangi, terbakar pada Senin (11/5) pagi. Api diduga berasal dari sampah yang dibakar lalu ditinggalkan dalam kondisi masih menyala hingga merembet ke ilalang kering di sekitar lokasi.
Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan cepat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Banyuwangi. Petugas mengerahkan tiga unit mobil pemadam untuk mencegah api meluas ke permukiman warga dan area sekitar.
Kepala Damkarmat Banyuwangi Edy Supriyono mengatakan, laporan kebakaran diterima melalui call center pada pukul 10.04 WIB.
Setelah menerima laporan dari warga, Regu Brama 2 langsung diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 10.07 WIB dan tiba sekitar sembilan menit kemudian.
“Berdasar asesmen petugas di lapangan, saksi awalnya melihat kepulan asap dari arah Kantor Kelurahan Sumberrejo. Setelah dicek, diketahui api telah membakar lahan di dekat kantor kelurahan,” ujarnya.
Pegawai kelurahan yang mengetahui kejadian tersebut kemudian langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan penanganan.
Objek yang terbakar merupakan lahan kosong dengan luas sekitar 50 meter x 20 meter. Lokasi kebakaran diketahui berjarak sekitar 6,5 kilometer dari Pos Damkarmat Banyuwangi.
Dalam proses pemadaman, Regu Brama 2 mengerahkan empat selang berukuran 1,5 inci dengan dua nozzle yang tersambung ke tiga armada pemadam, yakni Ayaxx 03, Fire Doome 04, dan Fire Doome 05.
Petugas melakukan penyemprotan di beberapa titik untuk mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kobaran merembet lebih luas.
“Petugas melakukan penyemprotan di titik tengah api serta sisi barat dan timur guna menghambat perambatan api,” kata Edy.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.40 WIB. Meski demikian, petugas masih melanjutkan proses pendinginan dan pengecekan area hingga pukul 11.22 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa.
Menurut Edy, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan kebakaran dipicu aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api menjalar ke rumput dan ilalang kering.
“Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan dalam kondisi masih menyala dan kemudian merembet ke ilalang kering,” ujarnya.
Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka. Tidak ada pula kerugian material yang dilaporkan. Namun, kebakaran dinilai cukup berbahaya karena berpotensi merembet ke kawasan permukiman warga apabila terlambat ditangani.
Damkarmat Banyuwangi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama saat musim kemarau dan kondisi angin kencang seperti sekarang.
“Tidak ada korban ataupun kerugian materi, namun insiden ini cukup berbahaya karena dapat merembet ke permukiman warga. Kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan saat musim kemarau,” tegas Edy.
Kasus kebakaran lahan akibat pembakaran sampah masih kerap terjadi di Banyuwangi. Kondisi cuaca panas dan banyaknya vegetasi kering membuat api lebih mudah menyebar dalam waktu singkat. (rio)
Editor : Ali Sodiqin